Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Grobogan

Sumur Masih Tercemar Pasca Banjir, Warga Baturagung Grobogan Butuh Air Bersih

Warga Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan, masih menghadapi kesulitan pasca-banjir yang melanda daerah mereka.

Tayang:
TRIBUN JATENG/FACHRI SAKTI NUGROHO
DAMPAK BANJIR: Warga Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan, masih menghadapi kesulitan pasca-banjir yang melanda daerah mereka beberapa waktu lalu. Meskipun sudah kembali ke rumah masing-masing setelah beberapa hari mengungsi, kondisi lingkungan sekitar, khususnya kualitas air, masih memprihatinkan. (TRIBUN JATENG/FACHRI SAKTI NUGROHO) 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Warga Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan, masih menghadapi kesulitan pasca-banjir yang melanda daerah mereka beberapa waktu lalu.

Meskipun sudah kembali ke rumah masing-masing setelah beberapa hari mengungsi, kondisi lingkungan sekitar, khususnya kualitas air, masih memprihatinkan.

Mereka kini sangat membutuhkan pasokan air bersih, yang menjadi salah satu kebutuhan mendesak.

Baca juga: Hari ke-8 Banjir, Warga Mintreng Grobogan Andalkan Perahu dari Relawan USM

Hal itu disampaikan oleh Sudharmanto, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Baturagung sekaligus anggota Bagana Banser Baturagung.

Sudharmanto, menyatakan bahwa banjir di desanya sudah surut, warga sudah kembali ke rumah untuk membersihkan sisa-sisa lumpur.

"Alhamdulilah, sudah surut tinggal membersihkan di kubangan-kubangan yang agak lama surutnya karena salurannya terganggu," kata Sudharmanto kepada Tribun Jateng, Senin (17/3/2025).

"Semua warga sudah kembali ke rumah bersih-bersih rumah karena sudah ingin hidup normal dan beraktivitas seperti biasa," imbuhnya.

Warga saat ini masih berusaha untuk kembali menjalani kehidupan normal dan beraktivitas seperti biasa setelah beberapa hari terhenti.

Namun, masalah besar yang dihadapi oleh warga saat ini adalah akses terhadap air bersih.

Banyak sumur warga yang tercemar akibat banjir dan hingga kini kondisi airnya masih kotor.

"Untuk saat ini memang butuh air bersih karena banyak dari sumur-sumur kami tenggelam dan keadaannya masih kotor," kata Sudharmanto.

Beberapa waktu lalu, sudah ada kiriman air bersih, tetapi kesulitan muncul karena banyak wadah tampungan air yang hanyut terbawa banjir.

Warga berharap ada kiriman air bersih lagi untuk memenuhi kebutuhan mereka hingga sumur-sumur mereka kembali normal.

"Kemarin sudah ada kiriman air bersih, tapi yang bikin kami kerepotan itu wadah tampungan air kami banyak yang hanyut, jadi seadanya kami mengumpulkan air bersih itu dan saya harap ada kiriman air bersih lagi beserta tampungannya sampai sumur-sumur kami kembali normal," harapnya.

Selain itu, warga juga khawatir dengan kondisi jalan utama desa mereka yang terputus akibat banjir.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved