Ramadan 2025
Berkah Ramadan, Petani Jamur Tiram di Batang Kebanjiran Permintaan, Sehari Bisa Capai 40 Kilogram
Ramadan menjadi momentum penuh berkah, terutama bagi petani jamur tiram di Batang, permintaan melonjak dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Ramadan menjadi momentum penuh berkah, terutama bagi petani jamur tiram di Batang.
Permintaan masyarakat melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Selain untuk lauk, jamur tiram kian diminati sebagai bahan dasar aneka kudapan spesial Lebaran.
Baca juga: Mudik Gratis, Pemkab Batang Berangkatkan Tiga Armada Bus ke Jakarta
Baca juga: Bhimasena Lentera Ramadan, Buka Puasa Bersama dan Pembagian Zakat kepada Ratusan Warga Batang
Muchammad Furqon Firman Syah (33), seorang petani jamur asal Wonotunggal, Batang mengungkapkan kenaikan permintaan ini memberi tantangan tersendiri.
Pasalnya, dari kebutuhan harian biasanya sebanyak 20 kilogram, kini harus dipenuhi hingga 40 kilogram per hari.
"Permintaan selama Ramadan meningkat hampir dua kali lipat, tapi kami tetap berusaha menjaga kualitas."
"Walau begitu, beberapa permintaan terpaksa tidak bisa kami penuhi," jelas Furqon.
Meski permintaan meroket, harga jamur tiram tetap stabil di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram.
Produk segar ini dipasarkan terutama ke pasar lokal di Batang dan Pekalongan.
Furqon optimistis dengan prospek budidaya jamur tiram di Batang.
Baca juga: Gerak Cepat Wakil Bupati Batang Suyono Bantu Warga Terdampak Puting Beliung: 60 Rumah Rusak
Baca juga: Mudik Lebaran 2025, Pemkab Batang Siapkan Langkah Strategis untuk Kelancaran Arus Mudik-Balik
Dia menyebut, peluang pasar masih terbuka lebar, karena tingginya permintaan yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Menurutnya, budidaya jamur tergolong mudah dikelola, hanya memerlukan penyiraman rutin dan perawatan insektisida dua kali sebulan.
"Awalnya kami hanya punya 2.000 baglog dengan modal Rp500 ribu."
"Sekarang, Alhamdulillah sudah bertambah menjadi 20.000 baglog," tuturnya.
Proses panen juga semakin terorganisir.
| Mana yang Lebih Utama: Qodho Puasa Ramadan atau Puasa Syawal 6 Hari? Ini Penjelasannya |
|
|---|
| Salat Idulfitri di Alun-Alun Purbalingga, Forkopimda Ajak Warga Jaga Silaturahmi |
|
|---|
| Jelang Lebaran, Penjual Ayam Merah Hidup Banjiri Pinggir Jalan Kendal |
|
|---|
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Terakhir Jakarta, Ramadhan Hari ke-30 Minggu 30 Maret 2025 |
|
|---|
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Terakhir Banda Aceh, Ramadhan Hari ke-30 Minggu 30 Maret 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Petani-Jamur-Tiram-Kabupaten-Batang.jpg)