Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Puasa Syawal: Bacaan Niat, Tata Cara dan Keutamaannya

Berikut bacaan niat dan tata cara melakukan puasa Syawal beserta keutamaannya. Meski bulan Ramadhan telah usai, namun masih banyak ibadah yang bernil

Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
SPARTAN LIFE
ILUSTRASI PUASA- Puasa Syawal: Bacaan Niat, Tata Cara dan Keutamaannya 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut bacaan niat dan tata cara melakukan puasa Syawal beserta keutamaannya.

Meski bulan Ramadhan telah usai, namun masih banyak ibadah yang bernilai pahala besar.

Salah satunya adalah puasa Syawal.

Puasa Syawal dapat dilaksanakan selama 6 hari di bulan Syawal setelah hari raya Idul Fitri.

Lantas, apa hukum dan keutamaan puasa Syawal?

Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta, Musta'in Ahmad.

Musta'in mengatakan, hukum puasa Syawal adalah sunah mustahab.

Artinya sesuatu yang telah dikerjakan oleh Nabi Muhammad satu atau dua kali.

Seperti halnya shalat Dhuha atau melakukan pengobatan dengan menggunaan media bekam, mustahab pada hakikatnya adalah perbuatan yang apabila dikerjakan mendapat pahala, dan apabila tidak dikerjakaan tidak mendapat dosa ataupun siksa.

Kendati hukumnya tidak wajib, puasa Syawal terbilang sayang untuk ditinggalkan karena begitu besar keutamaannya.

Keutamaan puasa Syawal

Beberapa keutamaan dalam melaksanakan puasa Syawal terbilang sangat luar biasa.

Sebagaimana yang diterangkan dalam hadis Qudsi, Allah subhanahu wata'ala berfirman:

"Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia (puasa) adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu)."

Kemudian, Rasulullah melanjutkan, "Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan wangi minyak kasturi."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved