Berita Jateng
Cerita Bani Gunakan Transaksi QRIS saat Arus Balik Lebaran, Lebih Praktis dan Aman
Siang itu, Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma, Kabupaten Brebes, ramai dipenuhi kendaraan pemudik yang akan kembali
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Siang itu, Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma, Kabupaten Brebes, ramai dipenuhi kendaraan pemudik yang akan kembali ke perantauan saat arus balik H+5 Lebaran, Sabtu (5/4/2025).
Kendaraan dari arah Semarang terus berdatangan untuk beristirahat di rest area eks- pabrik gula tersebut. Area parkir di sana sampai penuh.
Di dalam gedung, para pemudik terlihat sedang mengerubungi stan-stan tenant UMKM.
Mereka berbelanja oleh-oleh, ada yang membeli telur asin, bawang goreng, hingga bawang merah yang masih pocongan.
"Tahun kemarin juga mampir. Ini mampir lagi sekalian beli oleh-oleh, tadi beli tape ketan dan bandeng presto," kata Bina Bani Muttaqin (31), pemudik yang sedang perjalanan ke Karawang, Jawa Barat.
Bani dan istrinya berbelanja di tenant UMKM bernama Pusat Oleh-oleh Iqoh Putri. Setelah memilih barang dan akan membayar, dia tidak mengeluarkan dompet.
Dia justru mengambil gawai dari dalam tas selempang. Kemudian jempol tangan kanannya menggeser-geser layar gawai hingga menemukan aplikasi BRImo.
Bani lalu memilih fitur QRIS untuk memindai papan barcode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang berada di atas tumpukan jajanan.
"Saya kemana-mana sudah pakai cashless (red, non tunai), biasanya pakai QRIS. Sudah jarang bawa uang kes, paling hanya bawa Rp 5.000 atau Rp 10 ribu," ungkapnya yang bekerja sebagai guru di Yayasan Al Irsyad Karawang.
Lebih Praktis
Banyak manfaat yang dirasakan oleh Bani setelah menggunakan transaksi QRIS. Pertama lebih praktis, di tempat ramai seperti rest area saat musim mudik tidak perlu antre untuk mengambil uang di ATM.
Lalu lebih mudah, cukup dengan membuka aplikasi BRImo, pilih fitur QRIS dan memindai barcode QRIS.
Kemudian lebih aman, tidak perlu lagi membawa uang banyak di dompet yang berpotensi hilang atau dicopet.
"Kalau bawa uang banyak di dompet lumayan ketar-ketir. Karena saya punya pengalaman bawa uang banyak, dompetnya hilang," ujar Bani yang sudah hidup di perantauan selam 6 tahun.
Bani menggunakan aplikasi BRImo milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) tidak hanya untuk transaksi QRIS.
| Progresif Dalam Penanganan Stunting, Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026 |
|
|---|
| Pemprov Jateng Mulai Serius Garap Industri Peternakan Sapi |
|
|---|
| Andalkan Speling, Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Nasional Bidang Kesehatan |
|
|---|
| Jateng Perkuat Regenerasi Petani dan Inovasi Demi Jaga Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik, Pemprov Jateng Gagal Raup Rp 50 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/GUNAKAN-QRIS-Bina-Bani-Muttaqin-saat-memindai-papan-barcode-QRIS-untu.jpg)