Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Menteri Lingkungan Hidup Tinjau PLTSa Putri Cempo Solo

Menteri LHK Hanif Faisol tinjau PLTSa Putri Cempo Solo, dorong percepatan pengolahan sampah jadi energi listrik.

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM/ AGUS ISWADI
KUNJUNGI PUTRI CEMPO: Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq berbincang dengan Wali Kota Solo, Respati Ardi saat meninjau PLTSa Putri Cempo pada Jumat (18/4/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan kerja dengan meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo Kota Solo pada Jumat (18/4/2025) siang.

PLTSa Putri Cempo merupakan satu dari 12 tempat pengolahan sampah menjadi energi yang dicanangkan oleh pemerintah sesuai Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang percepatan pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan baru ada dua tempat pengolah sampah menjadi energi listrik yang telah beroperasi semenjak adanya perpres tersebut.

"Semenjak perpres itu berjalan baru dua yang telah dan sedang operasional. Sedang satu, Palembang baru akan selesai kontruksi belum COD (Commercial Operation Date). Jadi sembilan yang masih struggle," katanya kepada wartawan di sela tinjauan.

Dia menuturkan telah dilakukan rapat kabinet untuk percepatan penanganan sampah di daerah yang timbunan sampahnya mencapai 1.000 ton.

"Bapak Presiden minta ada akselerasi, detailnya kita menunggu perpres," terangnya.

Kedatangannya kali ini ke PLTSa Putri Cempo untuk melihat langsung operasional tempat pengolah sampah tersebut serta mengetahui kendala yang dialami sejauh ini.

Pihaknya berharap Wali Kota Solo dapat menyampaikan kendala atau permasalahan ke kementerian dalam waktu dekat sebagai bahan pengambilan kebijakan.

GM PLTSa Putri Cempo, Rolan Papahan mengatakan PLTSa Putri Cempo beroperasi sejak Februari 2024 dan rata-rata dapat memproduksi 1,6 megawatt per jam dengan pemusnahan sampah 80 ton sampah kering per hari.

Pihaknya telah menyiapkan bangunan untuk pemrosesan sampah.

"Kalau Solo produksi sampahnya sekitar 400 ton per hari, kita baru bisa mengolah sampah Solo itu 120 ton. Tapi target kita sampai Agustus ke depan, kita bisa meng-cover semua sampah yang masuk," ucapnya.

Wali Kota Solo, Respati Ardi mengungkapkan presiden konsen terhadap permasalahan sampah.

Pihaknya akan menyiapkan bahan untuk paparan ke pusat terkait permasalahan sampah yang ada di Kota Solo.

"Kita diminta laporan kendalanya apa," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved