Mengais Rizki dari Butiran Padi, Kisah Sang Penjaga Pangan Merawat Tradisi Bertani
Ia yang pernah menjabat kepala sekolah hingga kepala desa kini memutuskan fokus menggeluti dunia pertanian.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Profesi petani kerap dipandang sebelah mata. Dunia pertanian perlahan ditinggalkan.
Padahal dari situ sumber pangan dihasilkan. Kebutuhan pangan yang tak tergantikan membuat industri pertanian bakal terus menjanjikan.
Keyakinan ini pula yang menghinggapi sanubari Darmadi, warga RT 001 RW 006 Desa Putatnganten Kecamatan Karangrayung, Grobogan.
Ia yang pernah menjabat kepala sekolah hingga kepala desa kini memutuskan fokus menggeluti dunia pertanian.
Bagi dia, pertanian khususnya padi masih punya prospek menggiurkan.
Air irigasi mengalir ke lahan melalui celah tanggul, sinyal sawahnya harus segera ditanami.
Di bawah terik matahari yang menyengat, Darmadi tetap bersemangat mencangkul untuk persiapan tanam.
Panas matahari seperti aliran energi yang membuat tubuhnya kian bertenaga.
Ia tak memperdulikan kulitnya legam. Yang ada di benaknya, bagaimana sawahnya bisa terolah hingga menghasilkan cuan.
"Karena saya sawahnya sewa, jadi harus maksimal merawatnya biar ada hasil," katanya, Minggu (13/4/2025).
Darmadi merawat sawahnya dengan serius dan telaten. Karena dari situ ia menggantungkan harapan.
Baginya, keberhasilan bertani sangat bergantung dari perawatan. Ia sendiri sudah membuktikan.
Menjadi petani tidak harus memiliki sawah pribadi. Banyak petani yang menyewakan lahannya untuk digarap orang lain.
Darmadi pun tidak memiliki sawah sendiri. Ia rela menyewa lahan dari petani agar bisa bertani.
Meski modalnya lebih terkuras. Biaya produksi yang dikeluarkan Darmadi otomatis lebih tinggi.
| Kronologi Chevrolet Terjebur ke Sungai di Grobogan, Tabrak Pembatas Jembatan, Sopir Tewas |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Chevrolet Terjun ke Sungai di Grobogan, Sopir Tewas Penumpang Dilarikan ke RS |
|
|---|
| Ditolak 25 Toko, Bakpia SMS Makin Dapat Hati Warga Banyumas: Tak Kalah dari Bakpia Premium Yogya |
|
|---|
| KUR BRI Bikin Produksi Lancar, Kerajinan Kursi Malas Berkah Bambu Banyumas Jadi Sandaran Warga |
|
|---|
| Produksi Lung Coffee Banyumas Meningkat Berkat KUR BRI, Siti Kini Raih Kemandirian Finansial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/MENCANGKUL-Darmadi-warga-RT-001-RW-006-Desa-Putatnganten-Kecamatan.jpg)