Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Peringati Hari Kartini, Ibu-Ibu Antusias Tukar Botol Plastik Jadi Tanaman

Sejumlah ibu-ibu antusias menukarkan botol plastik bekas menjadi tanaman di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Senin (21/4/2025). 

Tayang:
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
TUKAR BOTOL - Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini di Kota Semarang, sejumlah ibu-ibu antusias menukarkan botol plastik bekas menjadi tanaman di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Senin (21/4/2025).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini di Kota Semarang, sejumlah ibu-ibu antusias menukarkan botol plastik bekas menjadi tanaman di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Senin (21/4/2025). 

Ratusan botol plastik terkumpul selama dibukanya stand Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup dalam peringatan Hari Kartini yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang.

Satu diantaranya dari Wakiatin, warga Srondol Kulon, Banyumanik. 

Baca juga: PLN Sediakan Mesin Penampung Botol Plastik dan Baju Bekas di Lingkungan Kantor

Ia menukar 15 botol plastik menjadi tanaman pucuk merah.

"Saya antusias menukar botol plastik karena dapat tanaman. Bisa ditanam di rumah," ungkap Wakiatin. 

Mengumpulkan 15 botol plastik, baginya, sangat mudah. Mengingat, ia merupakan pengelola Bank Sampah Aster di Kelurahan Srondol Kulon.

Setiap hari, dia mendapatkan berbagai sampah anorganik dari masyarakat yang menabung sampah. 

Dia mengaku senang menjadi pengelola bank sampah karena cuan yang dihasilkan bisa untuk menambah penghasilan keluarga.

Di sisi lain, ada tantangan yang harus dihadapi yaitu harus berani kotor dan melawan bau yang tak sedap. 

Dalam sebulan, ia bisa meraup cuan minimal Rp 1 juta dari hasil bank sampah. 

"Dalam sebulan bisa meraup minimal Rp 1 juta, pernah Rp 2 juta, tergantung pendapatan sampah dari warga," ungkapnya.

Staf Bidang Pengawasan dan Pemberdayaan Lingkungan DLH Kota Semarang, Nuzulul P mengatakan, antusiasme masyarakat menukar botol cukup tinggi.

Penukaran botol menjadi tanaman ini bertujuan untuk edukasi pilah sampah sekalihus melestarikan tanaman. 

"Kami membuka penukaran botol plastik. Ada 10 botol plastik ukuran sedang untuk penukaran bibit tanaman. Kalau ukuran kecil sebanyak 15," sebutnya.  

Nuzulul menyebut, penukaran ini merupakan program kombinasi antarbidang bank sampah dan konservasi lingkungan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved