Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Kades dan Lurah di Banyumas Terima Bantuan Sepeda Motor untuk Operasional

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Kepala Desa (Kades), Kamis (24/4/25) di Pendopo Si Panji

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Ist. Pemkab Banyumas.
BANTUAN MOTOR, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Kepala Desa (Kades), Kamis (24/4/25) di Pendopo Si Panji Purwokerto. Total ada 140 unit motor yang diberikan. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Kepala Desa (Kades), Kamis (24/4/25) di Pendopo Si Panji Purwokerto. 


Bantuan kendaraan operasional Kades ini adalah sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 


Kepala BKAD Amrin Ma'Ruf menuturkan bantuan yang diserahkan merupakan anggaran pergeseran. 


Dananya berasal dari alokasi pengadaan mobil dinas baru bupati yang dialihkan untuk pembelian sepeda motor


"Beliau tidak berkenan mobil dinas baru, jadi dialihkan pembelian sepeda motor yang dapat menunjang kinerja pelayanan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com. 


Selain pemberian bantuan kepada pemdes sebanyak 70 unit sepeda motor, pada pemberian tahap 1 ini, pihaknya juga menyerahkan bantuan kendaraan operasional kepada kelurahan sebanyak 30 unit, kecamatan sebanyak 21 unit dan OPD sebanyak 19 unit. 


Sehingga total ada 140 unit. 


BKAD Banyumas telah menganggarkan sebesar kurang lebih Rp3,2 miliar yang pada realisasinya digunakan sebesar kurang lebih Rp2,9 miliar pada pembelian kendaraan bermotor roda dua 


"Realisasinya 92,48 persen dan nantinya akan diberikan secara bertahap. 


Menyeluruh kepada semua desa," terangnya. 


Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengaku lebih memanfaatkan mobil dinas lama yang digunakan oleh Bupati sebelumnya dan Penjabat (Pj) untuk keperluan dinasnya ketimbang pengadaan mobil dinas baru


"Mobil lama masih bagus. Jadi lebih baik dialihkan menunjang kinerja Kades dalam melayani masyarakat. 


Apalagi desa ujung tombak pemerintah daerah, kita butuh kinerja Kades agar lebih baik," imbuhnya. 


Disinggung terkait mekanisme pemberian pada tahap 1 ini dirinya mengaku tidak ikut campur dan menyerahkan teknis pembagian kepada para camat


"Ada yang protes karena merasa dekat dengan saya tapi tidak kebagian pada tahap 1, ya betul-betul gak dapat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved