Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

76 Indonesian Downhill 2025 Kembali Hadir Awal Mei di Kudus

Kompetisi balap sepeda menuruni gunung paling bergengsi bernama 76 Indonesian Downhill siap mengarungi season 2025.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Istimewa
UNJUK KEMAMPUAN: Rider Team 76 Rider DH Squad unjuk kemampuan dalam kompetisi 76 Indonesian Downhill 2024. Tahun ini, kompetisi yang sama kembali digelar dalam beberapa season, pertama digelar di Ternadi Bike Park, Kabupaten Kudus pada 2-4 Mei 2025. (TRIBUN JATENG/ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kompetisi balap sepeda menuruni gunung paling bergengsi bernama 76 Indonesian Downhill siap mengarungi season 2025.

Deretan downhiller elite Indonesia bakal kembali unjuk kemampuan menghadapi tantangan menaklukan lintasan paling ekstrem dan menyulitkan yang ada.

Tahun ini, seri perdana 76 Indonesian Downhill segera bergulir di Ternadi Bike Park, Kudus, pada 2-4 Mei 2025.

Baca juga: Kejurnas Golf Junior Indonesia 2025 Sukses Digelar di Semarang, Cetak Pegolf Muda Berprestasi

Penyelenggara kegiatan, Agnes Wuisan mengatakan, 76 Indonesian Downhill tahun ini menjanjikan peningkatan dan pembeda dibandingkan tahun sebelumnya. Kejutannya adalah kembali digelar cabang Urban Downhill, setelah terakhir kali diselenggarakan pada 2019 lalu.

Tak hanya itu, Cross Country (IXC) juga masuk dalam agenda 76 Indonesian Downhill 2025.

Hal tersebut menjadi bagian dari improvement yang disiapkan penyelenggara 76 Indonesian Downhill season 2025. Termasuk peningkatan dari sisi agenda dan hak lain bersifat teknikal.

"Tujuannya kita ingin memberikan tantangan dan level kompetisi yang paling maksimal buat para downhiller yang berlaga. Maka kami optimistis tahun ini persaingannya bakal beda, semakin seru dan semakin menarik buat disaksikan," terangnya Jumat (25/4/2025).

Agnes Wuisan melanjutkan, 76 Indonesian Downhill 2025 rencananya bergulir 3 series. Usai seri perdana di Ternadi Bike Park Kabupaten Kudus, dilanjutkan seri kedua di Klangon Bike Park, Kabupaten Sleman pada 8-10 Agustus, dan terakhir di Klemuk Bike Park, Kota Batu Jawa Timur pada 24-26 Oktober.

Sementara 76 IDH Urban 2025 sebagai kompetisi non-series bakal berlangsung dua kali, di Desa New Selo, Kabupaten Boyolali pada 20-22 Juni, dan Desa Ngadiwono, Kabupaten Pasuruan pada 12-14 September.

Khusus Cross Country rencananya digelar pada 8-10 Agustus, bersamaan dengan seri kedua IDH di Klangon Bike Park.

Kompetisi untuk Urban Downhill dan Cross Country di Indonesia dinilai masih minim, bahkan di tingkat Asia Tenggara sekalipun.

Padahal, prestasi atlet-atlenya cukup bagus dan kerap menyumbang medali bagi Indonesia di kancah internasional.

Agnes optimistis 76 Indonesian Downhill tahun ini bakal mendapat respons positif dan diikuti para atlet balap sepeda gunung Indonesia, hingga mancanegara.

Dengan menghadirkan kompetisi profesional untuk para pebalap sepeda gunung di Indonesia. Sebagai wadah unjuk prestasi bagi atlet-atlet urban downhill dan XC dengan antusiasme dan peminatnya tinggi.

"Semuanya dikemas dengan unsur sportainment yang kuat, sebagai tontonan yang seru dan menarik, sekaligus mendorong sports tourism," tutur dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved