Berita Banjarnegara
Sensasi Olahraga Ekstrem Canyoneering di Air Terjun Curug Pitu Banjarnegara, Ini Waktu Paling Pas
Canyonneering adalah olahraga susur sungai dengan menggunakan teknik repling tebing atau turun tebing
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA— Canyonneering adalah olahraga susur sungai dengan menggunakan teknik repling tebing atau turun tebing.
Biasanya olahraga ini dilakukan di tempat yang tinggi seperti air terjun atau curug.
Saat ini olahraga tersebut sedang diminati oleh anak muda, khususnya yang ingin menantang adrenalin. Untuk anda yang menyukai olahraga adrenalin, mungkin kegiatan ini akan cocok untuk anda.
Baca juga: Si Cantik Emas Diluncurkan, Pelayanan Adminduk di Kabupaten Banjarnegara Kini Lebih Mudah
Aji, salah satu operator dalam trip Canyoneering Banjarnegara mengatakan, olahraga canyoneering ini sudah cukup lama ada, namun memang baru saat ini populer.
"Sebenarnya kalau untuk kegiatan seperti ini, untuk anak-anak pecinta alam di Banjarnegara ini mungkin sudah 10 atau 20 tahun yang lalu, mereka udah sering main disini," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (26/4/2025).
Namun dahulu, lanjutnya,hanya untuk pelatihan saja.
Karena saat ini mulai populer, maka dibukalah open trip untuk kegiatan canyoneering ini.
Dalam dunia outdoor, khususnya untuk kegiatan canyoneering, pemilihan air terjun tentunya sangat penting.
Salah satunya ialah memilih air terjun yang memiliki jenis bebatuan yang kuat.
"Kadang ada jenis air terjun yang jenis batuannya itu rapuh, nah itu tidak bisa dan terlalu beresiko, apalagi ini kan untuk wisata," jelasnya.
Selain pemilihan lokasi air terjun yang tepat, salah satu hal utama yang tak kalah penting ialah kemampuan untuk memasang alat safety.
Kemudian, tambah Aji, pemilihan lokasi Canyoneering juga didasarkan pada akses yang mudah dijangkau. Sebab tidak semua orang yang mengikuti kegiatan ini merupakan pegiat alam bebas.
"Kadang ada yang suka fotografi saja," tambahnya.
Jadi menurutnya, meskipun bukan pegiat alam bebas, siapapun dapat mencoba olahraga ini.
Karena salah satu kunci utamanya ialah keamanan dan kemudahan akses.
Adapun bulan-bulan peralihan dari musim hujan ke kemarau, menurutnya adalah bulan terbaik untuk mengikuti kegiatan ini.
"Karena di bulan-bulan ini debit airnya itu sedang. Tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu kecil," jelasnya.
Lebih lanjut, hari ini sebanyak 31 peserta mengikuti canyoneering di Curug Pitu Banjarnegara yang terletak di Desa Kemiri, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.
Sebelum mengikuti kegiatan, para peserta akan mengikuti pemanasan terlebih dahulu, kemudian coaching clinic untuk cara repling yang benar, dan sesi foto bersama.
Setelah sampai di lokasi, para peserta akan diberikan kesempatan turun sebanyak dua kali.
Uniknya, meskipun kegiatan ini merupakan kegiatan yang ekstrem, tetapi justru untuk peserta canyoneering mayoritas diikuti oleh perempuan.
"Ini unik ya, saya juga gak tau kenapa, dari awal banget trip itu paling banyak cowoknya cuma 4 dari 30 peserta yang kita ambil," katanya.
Salah satu peserta perempuan, yang jauh-jauh datang dari Semarang, yakni Dian dan Citra mengatakan mereka tertarik dengan kegiatan ini karena ingin mencoba kegiatan alam.
"Pengin nyoba aja, karena sebelumnya kan main air terjun aja, tapi belum pernah gitu kalau yang kegiatan kaya gini, dan kebetulan Banjarnegara kan deket dari Semarang, jadi yaudah kita coba" ujar Citra.
Selanjutnya peserta perempuan lain, Almes, yang berasal dari Wonosobo juga mengatakan hal serupa.
Menurutnya ini adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan, dan penuh tantangan.
"Tentunya ini jadi pengalaman yang baru buat aku, karena sebelumnya kan belum pernah ikut canyoning," katanya.
Bagi anda yang ingin mengikuti kegiatan ini, anda bisa melihat jadwal trip di Instagram Canyoneering Banjarnegara. Untuk slot sendiri dibuka untuk 30 peserta dan dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu. (*)
"Kental Banget Budayanya" Traveler Dieng Culture Festival 2025 Antusias Ikut Arak Bocah Gimbal |
![]() |
---|
Jadwal Lengkap Dieng Culture Festival ke-15: Ada Orkestra dan Ritual Cukur Rambut Anak Gimbal |
![]() |
---|
Dieng Fun Walk Akan Menjadi Kegiatan Pembuka dalam Rangkaian Dieng Culture Festival ke XV |
![]() |
---|
Rutan Banjarnegara Kukuhkan Kwarcab Pramuka Rutan, 2 Warga Binaan Ikuti Perkemahan di Nusakambangan |
![]() |
---|
Kuwondogiri Duwe Gawe 2 Natculture Festival 2025 Banjarnegara Hadirkan Kolaborasi Apik Lintas Daerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.