Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Kisah Haru Mursal Petani Rela Tidur di Pos Satpam Demi Daftarkan Anak Kuliah

Kisah haru muncul saat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 di Universitas Negeri Padang.

Editor: rival al manaf
Istimewa
Mursal dan Fajri, ayah dan anak asal Suliki, Payakumbuh, Sumatera Barat, tiba di Universitas Negeri Padang setelah menempuh perjalanan jauh pada Senin (28/4/2024). Di tengah hiruk pikuk UTBK 2025, mereka hadir dengan harapan besar: mengantar Fajri mengejar cita-citanya melalui pendidikan.(Website resmi UNP) 

TRIBUNJATENG.COM – Kisah haru muncul saat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 di Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat.

Mursal seorang petani Nira Aren rela tidur di Pos Satpam untuk menemani anaknya mendaftar kuliah.

Mursal dan Fajri, adalah pasangan ayah-anak asal Suliki, Payakumbuh, Sumbar. 

Baca juga: Detik-detik Terungkapnya Kecurangan UTBK SNBT di Undip, Peserta Simpan Alat Bantu di Balik Jilbab

Baca juga: Joki UTBK USU Gunakan Teknologi Canggih saat Beraksi, Sembunyikan Kamera di Kacamata

Mereka tiba di Padang pada Senin (28/4/2024) sore, menempuh perjalanan jauh demi satu tujuan: agar Fajri bisa mengikuti UTBK dan mengejar cita-citanya.

Namun, setibanya di kota, keduanya tak memiliki tempat bermalam.

Beruntung, mereka disambut dengan tangan terbuka oleh petugas keamanan UNP.

Mursal dan Fajri diizinkan menginap di pos keamanan kampus selama dua malam, sebelum dan sesudah ujian berlangsung.

Tempat sederhana itu cukup memberikan tempat berteduh dan beristirahat bagi mereka.

Sehari-hari, Mursal bekerja sebagai petani nira aren.

Dari hasil menakik batang pohon aren di kampung halamannya, ia menyekolahkan anak-anaknya.

Fajri, anak bungsu dalam keluarga, kini menjadi tumpuan harapan.

Ia memilih Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Teknik Pertambangan sebagai jalur yang ingin ditempuh di UNP.

"Selama napas saya masih ada, apa pun akan saya lakukan untuk pendidikan anak saya, meski saya hanya menggantungkan hidup dari air aren," kata Mursal, dikutip dari website UNP, unp.ac.id, Rabu (30/4/2025).

Bayu, salah seorang Satpam UNP, menceritakan bahwa awalnya mereka mengajukan permohonan untuk menginap di Masjid Al-Azhar UNP.

Namun, karena banyaknya kegiatan kampus dan demi kenyamanan mereka, Bayu mengarahkan Mursal dan Fajri ke pos pengamanan.

“Supaya lebih aman, kami arahkan untuk bermalam di posko.

Di sana ada kasur, fasilitas tidur, dan kamar mandi. Cukup nyaman untuk beristirahat,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demi Anak Ikut UTBK, Ayah Asal Payakumbuh Rela Tidur di Pos Satpam"

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved