Arahkan Aksi, Asrikan Indonesia: Ini Deretan Juri di Balik Mata Lokal Fest 2025
Mata Lokal Fest 2025 yang akan digelar pada 8 Mei 2025 secara resmi merilis deretan juri dari pakar industri.
TRIBUNJATENG.COM - Mata Lokal Fest 2025 yang akan digelar pada 8 Mei 2025 secara resmi merilis deretan juri dari pakar industri.
Tahun ini, Mata Lokal Award yang merupakan bagian dari Mata Lokal Fest, menyambut berbagai entitas dari semua lapisan masyarakat, mulai dari perusahaan swasta, komunitas, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa dan individu yang mendedikasikan dirinya pada lingkungan untuk mendaftarkan karya dan program terbaiknya untuk dilihat lebih banyak orang untuk menciptakan dampak yang lebih nyata.
Pendaftaran karya dan program Mata Lokal Award 2025 ini sendiri telah ditutup pada 28 April 2025 lalu. Saat ini, proses kurasi sedang dilakukan oleh deretan juri yang berasal dari berbagai latar belakang profesional dan kredibel di bidangnya.
Berikut keempat juri yang ditunjuk untuk menilai karya dan program yang sudah didaftarkan untuk Mata Lokal Award 2025.
- Dian Gemiano, Chief Marketing Officer KG Media, yang dikenal luas atas kontribusinya dalam transformasi media berbasis data dan insight publik.
- Rika Anggraini, Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan KEHATI, sosok yang aktif mendorong kampanye lingkungan hidup melalui pendekatan strategis dan kolaboratif.
- Lembu Wirorojati, Executive Creative Director di Future Creative Network-Finch, kreator lintas disiplin yang banyak menghasilkan karya inovatif di ranah periklanan dan digital.
- Defri Dwipaputra, Executive Creative Director of Dentsu Creative, yang memiliki rekam jejak panjang dalam membangun kampanye berdampak melalui storytelling yang kuat.
Nantinya para pemenang Mata Lokal Award 2025 akan terbagi dalam beberapa tema dan kategori, yakni Pariwisata, Ekonomi dan sekitarnya, Kesehatan, Pendidikan, Dampak dan Pemerintah Daerah serta penghargaan khusus bagi individu terpilih untuk membawa kategori Local Ace dan Ace of Change.

Baca juga: Mata Lokal Fest 2025 Hadir Kembali, Dorong Aksi Nyata Lokalisasi SDGs untuk Masa Depan Bersama
Mata Lokal Fest 2025, upayakan dialog dan kolaborasi
Sebagai salah satu rangkaian acara, Mata Lokal Fest 2025 sendiri akan menggelar Summit, sebuah forum tingkat tinggi yang mempertemukan para pemangku kepentingan untuk saling berdialog dan berkolaborasi.
Para pemangku kepentingan yang dimaksud adalah mereka yang aktif menjalankan inisiatif penerapan SDGs, mulai dari pemerintah, sektor industri, organisasi internasional dan berbagai brand.
Selain Summit, Mata Lokal Fest 2025 juga akan menggelar Breakout Session, sebagai sesi diskusi yang lebih spesifik dan intim dengan pembahasan topik terkait 1 SDGs yang dipersonalisasi oleh para pelopor SDG, mulai dari lembaga hingga brand.
Nanti juga akan ada ruang eksplorasi dan interaksi publik yakni The Hub, sebagai bagian dari agenda Festival. Tak ketinggalan, akan ada berbagai stan UMKM dan Brand yang turut menghadirkan produk lokal berkelanjutan milik mereka.
Tidak lupa Mata Lokal Fest juga mengadakan sesi interaktif dan hiburan, yaitu Cangkurkan Stage, panggung hiburan dengan format yang lebih ringan dan interaktif bagi para pelaku UMKM untuk menjelaskan produk mereka pada publik, yang bisa sekaligus menjadi ajang bertukar pikiran.
Dengan segala agenda pada acara puncak, Mata Lokal Fest 2025 bertujuan untuk mengapresiasi berbagai pihak yang mendedikasikan diri luar biasa untuk memberi dampak pada organisasi, komunitas dan lingkungan mereka.
Saatnya kita berkolaborasi untuk asrikan Indonesia bersama Mata Lokal Fest 2025! Informasi lebih lengkap tentang Mata Lokal Award, Breakout Session, dan Booth UMKM, kunjungi situs resmi matalokalfest.com dan halaman media sosial @tribunnews.
Berhasil Kelola P4T Berbasis Ekonomi Sirkular, Semen Gresik Raih Penghargaan GOLD Ajang CESA 2025 |
![]() |
---|
ASRI dan Unilever Siap Edukasi 200.000 Murid dan Guru Soal Sustainability |
![]() |
---|
Dahlan Dahi: Disrupsi Digital dan AI Tantangan Serius bagi Masa Depan Industri Media Indonesia |
![]() |
---|
Diversifikasi Pasar Disebut Jadi Solusi Indonesia Hadapi Tarif Trump |
![]() |
---|
Dua Ton Sampah Setiap Minggu Disulap Jadi Cuan Oleh Ema Suranta, Bagaimana Caranya? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.