Berita Semarang
Kata BMKG tentang Cuaca Terkini Semarang, Kenapa Terasa Sangat Panas?
Apa yang tengah terjadi di Semarang? kenapa suhu terakhir terasa begitu panas? Itulah yang dirasakan warganet.
TRIBUNJATENG.COM - Apa yang tengah terjadi di Semarang? kenapa suhu terakhir terasa begitu panas?
Itulah yang dirasakan warganet.
Di media sosial X warganet mengeluhkan cuaca di Semarang, Jawa Tengah yang terasa "mendidih" dalam beberapa hari terakhir.
Menurut akun @in****, Rabu (30/4/2025), Semarang sedang mengalami “mode gurun” karena angin terasa panas dan kering.
Baca juga: Cek, Prakiraan Cuaca 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Hari Ini 25 April 2025, Hujan Lebat?
Warganet lainnya juga berkelakar bahwa Semarang cocok disebut sebagai “summer-ang” karena panasnya terlalu ekstrem.
“pusing ih semarang panas bgt, gabisa mikir,” cuit akun @mae****, Rabu (30/4/2025).
“SEMARANG PANAS BANGETTTTTTT,” tulis akun @nasi*****, Rabu (30/4/2025).
“Semarang panas dari dulu nder kayaknya dulu sekitar 2018-an pernah nyentuh angka 35/36, beneran sepanas ituuu stress,” twit akun @anu**** Selasa (29/4/2025).
Terkait cuitan warganet, benarkah Semarang mengalami suhu sangat panas saat musim kemarau 2025?
Benarkah Semarang dilanda suhu sangat panas?
Analis Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah Zauyik mengatakan, secara umum suhu udara di Semarang tidak mengalami perubahan secara iklim.
Ia menjelaskan, suhu udara rata-rata maksimum harian di wilayah tersebut berada di kisaran 33-34 derajat Celsius.
“Suhu seperti umumnya dan tidak ekstrem-ekstrem,” jelas Zauyik kepada Kompas.com, Kamis (1/5/2025).
Ia menambahkan, kelembapan udara di Semarang juga berada di kisaran 50-70 persen dari cukup kering hingga lebih lembap.
Meski begitu, ada beberapa faktor yang menyebabkan suhu di Semarang seakan-akan terasa sangat panas.
Pertama, hujan tidak terlalu sering terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
| Mbak Ita Eks Wali Kota Semarang Ajukan PK, Sodorkan Novum Anggaran Lomba Nasi Goreng |
|
|---|
| Koleksi Baru Damkar Kota Semarang, Anjing Liar Hasil Evakuasi Dirawat di Kandang Rescue |
|
|---|
| Total Ada 65 Guru Non-ASN di Kota Semarang, Disdik Sebut Anggaran Tetap Aman hingga Akhir 2026 |
|
|---|
| Kecelakaan Berulang Silayur, Dishub Semarang Rencana Bangun Pos Uji KIR: Truk Tak Layak Putar Balik |
|
|---|
| Jejak Kerusakan Lingkungan di Semarang dari Era Kolonial hingga Ancaman Kota Tenggelam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PAWAI-OGOH-OGOH-di-Semarang-2025.jpg)