Pantura
BRIN Kembangkan Padi Biosalin, Sawah Rob di Pantura Kini Bisa Panen
Sawah yang terdampak rob di pesisir utara Jateng kini tak lagi harus dibiarkan menganggur.
Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sawah yang terdampak rob di pesisir utara Jateng kini tak lagi harus dibiarkan menganggur.
Lewat tangan para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), benih padi tahan air payau bernama Biosalin berhasil dikembangkan dan mulai dibudidayakan di beberapa daerah pantai.
Tri Martini Patria, Peneliti Ahli Utama di Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, mengatakan potensi sawah air payau di wilayah Pantura Jateng mencapai 15 ribu hektare.
Namun saat ini BRIN masih mengembangkan biosalin di lahan seluas 500 hektare.
“Air payau selama ini tidak bisa digunakan untuk pertanian. Tapi melalui riset kami, padi varietas Biosalin 1 dan Biosalin 2 sudah bisa ditanam sejak diluncurkan pada 2020 lalu,” kata Tri Martini saat ditemui Tribujateng.com di Kompleks Pemprov Jateng, Senin (5/5/2025).
Menurutnya, produktivitas padi biosalin bisa mencapai 9 hingga 10 ton gabah kering per hektare.
“Panen terakhir memang baru sekitar 6,9 ton per hektare, tapi ini sudah sangat baik, karena lahannya sebelumnya tidak bisa dimanfaatkan,” tambahnya.
BRIN saat ini terus memperluas pengembangan ke berbagai daerah seperti Cilacap, Pekalongan, Jepara, dan Brebes.
Harapannya, lahan-lahan sawah yang terkena rob tetap bisa menghasilkan dan mendukung ketahanan pangan.
Lebih menariknya lagi, BRIN juga sedang mengembangkan varietas padi yang mampu tumbuh di air asin.
Inovasi ini menjadi harapan baru bagi petani di wilayah pesisir.
Tak hanya fokus pada pertanian, BRIN juga memperkenalkan Petasol bahan bakar alternatif hasil olahan sampah plastik.
Petasol kini mulai digunakan untuk kendaraan operasional pertanian dan perikanan di Kota Semarang.
“Dari 1 kg sampah plastik, bisa diolah menjadi sekitar 80 persen petasol per liter. Harganya juga terjangkau, Rp6.000 hingga Rp7.000 per liter. Bukan sekadar jualan BBM, tapi solusi untuk sampah plastik,” lanjutnya.
Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni, menegaskan seluruh riset yang dilakukan ditujukan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.
| Pemkab Kendal Pede Gaet Pengunjung Libur Lebaran Tanpa Panggung Hiburan di Objek Wisata |
|
|---|
| Jalan Tol Mahal, Truk Terpaksa Lewat Jalur Dalam Kota Batang, Kini Jadi Incaran Dishub dan Polisi |
|
|---|
| Pikap Angkut Orang di Bak Nekat Lewat Tol Pejagan-Pemalang, Kini Dihentikan Polisi |
|
|---|
| Waspara Jalur Pantura Semarang Demak Terendam Banjir Rob Pada Senin Sore |
|
|---|
| Ruang Tangkap Pesisir Pantura Menyempit Ekonomi Nelayan Kelimpungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TUNJUKKAN-PETASOL-DAN-BERAS-BIOSALIN-Gubernur-Jateng-Ahmad-Luthfi.jpg)