Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Sosok 2 Penjaga Pasar Penganiaya Suparni, Nenek yang Mencuri Bawang di Boyolali: Sudah Diamankan

Polres Boyolali berhasil mengamankan dua petugas keamanan pasar berinisial ZA (42) dan KA (56) yang diduga terlibat

Editor: muh radlis
istimewa
Viral di sosial media seorang nenek jadi sasaran amukan warga usai mencuri bawang putih dua kologram. Diketahui kejadian nenek dikeroyok warga itu terjadi di Pasar Manggu Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Rabu (7/5/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Polres Boyolali berhasil mengamankan dua petugas keamanan pasar berinisial ZA (42) dan KA (56) yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap seorang nenek bernama Suparni (67) di Pasar Mangu, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Keduanya ditangkap usai rekaman aksi main hakim sendiri tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari publik.

Dalam video yang beredar, terlihat Suparni dengan wajah dan pakaian berlumuran darah menuruni tangga pasar dalam kondisi mengenaskan, memicu gelombang simpati dari warganet.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 7 Mei 2025, dan disebut-sebut berawal dari dugaan pencurian dua kilogram bawang putih senilai Rp 90.000 yang dilakukan oleh korban.

Alih-alih menyerahkan kepada pihak berwajib, Suparni justru diduga dikeroyok oleh petugas keamanan pasar.

Kapolres Boyolali, AKBP Rosid Hartanto, dalam konferensi pers yang digelar Jumat (9/5/2025), membenarkan penangkapan terhadap kedua pelaku dan menyampaikan keprihatinannya terhadap tindakan main hakim sendiri.

Politikus Partai Gerindra yang juga anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah V, Adik Sasongko, pun mendatangi kediaman Suparni, Kamis (8/5/2025).

Dalam momen tersebut, Adik Sasongko menyampaikan bantuan modal usaha untuk Suparni.


"Sebagai bentuk dukungan kami kepada Suparni, kami akan membantu permodalan untuk usaha."

"Kami juga mengapresiasi kepada Bapak Kapolres Boyolali beserta jajaran dan Kapolres Klaten beserta jajaran yang sudah sigap menangani kejadian ini dengan baik," kata Adik Sasongko dalam unggahan Instagram @gerindra, Kamis (8/5/2025).

Gerindra berharap kejadian pencurian dan main hakim sendiri ini tidak terulang kembali.

"Semoga banyak pelajaran yang kita dapat dari kejadian tersebut."

 "Pencurian adalah pelanggaran hukum, namun mimin juga menyampaikan bahwa main hakim sendiri bukanlah hal yang benar dan juga termasuk pelanggaran hukum," demikian caption unggahan di akun Gerindra itu.

Diketahui, pada unggahan tersebut terlihat Adik Sasongko mendatangi rumah Suparni bersama Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto.

Kehadiran AKBP Rosyid tak lain untuk memberikan bantuan dan kabar mengenai nasib pelaku pemukulan kepada Suparni.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved