Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Hebat, Bupati Batang M Faiz Kurniawan Tambah Anggaran Infrastruktur di Saat Efisiensi

Bupati Batang M Faiz Kurniawan memiliki strategi khusus untuk perbaiki infrastruktur.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG
WANSUS - Wawancara khusus Tribun Jateng dengan Bupati Batang, M Faiz Kurniawan beberapa waktu lalu.Di saat efisiensi anggaran justru Bupati Batang Faiz menambah anggaran puluhan miliar untuk perbaiki jalan, jembatan, ruang kelas, PJU dan sebagainya. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang M Faiz Kurniawan memiliki strategi khusus untuk perbaiki infrastruktur.


Di saat efisiensi anggaran justru Bupati kelahiran 1991 ini menambah anggaran puluhan miliar untuk perbaiki jalan, jembatan, ruang kelas, PJU dan sebagainya.


Berikut wawancara khusus Tribun Jateng bersama Bupati Batang, M Faiz Kurniawan.

 


Efisiensi Anggaran dan Infrastruktur Kabupaten Batang di 2025.


Bagaimana dampaknya bagi Kabupaten Batang? Apakah ada alokasi anggaran infrastruktur di tahun 2025?


Kabupaten Batang memiliki luas 78 ribu hektare dengan populasi sekitar 800 ribu jiwa.


Jika kita melihat proporsi jumlah penduduk dengan luas geografis, terjadi ketimpangan di mana masih banyak lahan yang belum padat penduduk. 


Namun, kondisi ini tidak menghalangi kami untuk terus membangun infrastruktur yang dibutuhkan.  


Efisiensi anggaran dari pusat sangat berdampak pada daerah, terutama karena banyak dana alokasi khusus yang sebelumnya diberikan kini dihilangkan. 


Dana untuk infrastruktur dari provinsi juga turut dihapus, sehingga kami harus mencari solusi mandiri.


Namun, kami tetap berkomitmen bahwa pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, trotoar, dan irigasi adalah prioritas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.  


Saat saya mulai bertugas, kami langsung menyisir anggaran dan melakukan efisiensi, termasuk memotong 50 persen biaya perjalanan dinas serta menyesuaikan satuan harga yang sebelumnya terlalu tinggi.


Kami juga menghilangkan pengeluaran yang tidak esensial, seperti pembelian kertas.


Hasilnya, kami berhasil mengumpulkan Rp 68 Miliar yang langsung dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.  

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved