Berita Batang
Jangan Cuma Jadi Penonton, Suyono Ajak Warga Gringsing Tangkap Peluang Hadirnya KITB
Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang diproyeksikan jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru seiring berkembangnya investasi dan kawasan industri.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang diproyeksikan menjadi satu di antara pusat pertumbuhan ekonomi baru seiring berkembangnya investasi dan kawasan industri di wilayah tersebut.
Pemkab Batang pun mengajak masyarakat untuk menyiapkan diri agar tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus investasi.
Wakil Bupati Batang, Suyono mengatakan, posisi Kecamatan Gringsing yang dekat dengan kawasan industri memberikan peluang besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda untuk meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan dan keterampilan kerja.
Baca juga: Suyono Janjikan Pengadaan Tambahan Kapal untuk Atlet Dayung di Batang
• Wabup Batang Soroti Pentingnya Kondusivitas Wilayah di Tengah Masuknya Investor
“Karena Gringsing itu jaraknya paling dekat dengan kawasan industri, maka kami harapkan para orangtua bisa menyelesaikan sekolah anaknya minimal sampai SMK."
"Tujuannya agar berikutnya bisa bekerja sambil membiayai dirinya sendiri untuk menambah ilmu di perkuliahan,” kata Suyono, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, investasi yang masuk Kabupaten Batang tidak hanya bergerak di sektor industri besar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat sekitar.
Dia menjelaskan, investasi Penanaman Modal Asing (PMA) wajib berada di dalam kawasan industri, sementara investasi non PMA masih dimungkinkan berada di luar kawasan dengan ketentuan tertentu.
Suyono menilai, tumbuhnya kawasan industri otomatis akan memunculkan kawasan ekonomi baru yang membawa efek domino terhadap desa-desa di sekitar Kecamatan Gringsing.
“Kawasan industri otomatis kawasan ekonomi. Dampak positifnya luar biasa di sekitar desa-desa Gringsing. Baik kos-kosan, UMKM, itu semua jalan."
"Tinggal masyarakatnya bisa menangkap ruang ini. Ada ruang, ada peluang, bagaimana jadi uang. Uang ini uang bisnis, bukan uang yang lain-lain,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Gringsing, Ridho Budhi Kurniawan menyebut, peluang investasi di wilayahnya sangat besar, terlebih dengan rencana mulai beroperasinya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Gringsing pada pertengahan 2027.
“Menurut kami peluangnya sangat besar. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, mari melek bersama, mari tangkap peluang ini."
"Bukan hanya terlibat langsung di dalam pabrik, tapi juga sebagai kecamatan penyangga harus bisa menangkap peluang usaha baru,” ucap Camat Gringsing.
Baca juga: Perpusdes Griya Prapanca Masuk 6 Besar di Jateng, Batang Andalkan Inovasi Literasi Desa
• Wabup Batang Suyono Salurkan Hewan Kurban di 4 Titik, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Ridho mengatakan, sektor jasa diperkirakan akan tumbuh pesat seiring meningkatnya aktivitas industri dan masuknya tenaga kerja dari luar daerah.
Peluang usaha yang dinilai potensial seperti kuliner, laundry, katering, kos-kosan, hingga jasa cukur rambut.
| Suyono Janjikan Pengadaan Tambahan Kapal untuk Atlet Dayung di Batang |
|
|---|
| Pasca Kasus Defano, Kecamatan Gringsing Perkuat Pengawasan dan Penanganan Stunting |
|
|---|
| Jalur Alternatif Dieng via Bawang Ramai Dilintasi Wisatawan, Polisi Imbau Pengendara Waspada |
|
|---|
| Di Hadapan Warga, Syafana Taklukkan Gugup dalam Tradisi Khataman Malam Iduladha di Sangubanyu Batang |
|
|---|
| Dispaperta Batang Temukan Cacing Hati Saat Iduladha, Warga Diminta Jangan Panik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260528-_-Taman-Industropolis-KIT-Batang.jpg)