Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Tol Pejagan-Cilacap Bangkit Lagi: Investor China Siap Guyur Dana!

Rencana pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap kembali menggeliat, setelah badan usaha milik negara (BUMN) asal Tiongkok tertarik investasi.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
JALAN TOL PEJAGAN-CILACAP - BUPATI BANYUMAS, Sadewo Tri Lastiono saat ditemui di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kamis (24/5/2025). Bupati mengatakan tol Pejagan-Cilacap akan membuat investor lebih tertarik menanamkan modal di kawasan industri yang telah disiapkan oleh Pemkab Banyumas, khususnya di Kecamatan Wangon. 

Menurut Sadewo, Guangxi Beibu Gulf Investment Group telah memiliki mitra lokal di Jakarta, lengkap dengan penanggung jawab kegiatan (PIC)-nya.

"Kalau pembicaraan dengan Kementerian PU sudah clear, mereka akan datang langsung ke sini," imbuhnya. 

Bupati juga mengajukan permintaan khusus kepada pemerintah pusat, yakni agar Banyumas mendapat hak menentukan lokasi pintu masuk dan keluar (exit toll) tol Pejagan–Cilacap. 

Hal ini penting, menurutnya untuk menunjang kawasan industri di wilayahnya yang selama ini terkendala akses infrastruktur.

"Yang jelas jalan tol itu akan menghidupi kawasan industri yang sedang kita gadang-gadang tapi enggak terealisasi karena infrastrukturnya belum mendukung," jelas Sadewo.

Ia menyebutkan wilayah Ajibarang dan Wangon sebagai lokasi strategis untuk exit toll di Banyumas.

"Kalau memungkinkan dua-duanya, di Ajibarang dan Wangon. 

Tergantung bagaimana lobi-lobi yang kita lakukan," imbuhnya. 

Dengan adanya jalan tol Pejagan-Cilacap investor akan lebih tertarik menanamkan modal di kawasan industri yang telah disiapkan oleh Pemkab Banyumas, khususnya di Kecamatan Wangon.

Baca juga: Truk TNI Terbakar di Jalan Tol, Ledakan Terdengar Berkali-kali Gegerkan Warga

Pemerintah Kabupaten Banyumas berencana mengembangkan kawasan industri bernama Seti Madukoro Smart-Green Industrial Cluster.

Lokasinya di Desa Randegan dan Desa Wangon, Kecamatan Wangon, serta Desa Parungkamal, Kecamatan Lumbir.  

Total luas lahan yang direncanakan untuk kawasan industri ini adalah sekitar 54,84 hektare, yang merupakan aset milik pemerintah daerah. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved