Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendidikan

Unwahas dan Yayasan JRA Teken MoU dan MoA, Perkuat Sinergi di Bidang Pendidikan

Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menjalin kerja sama strategis dengan Pengurus Pusat Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA).

ist/ Humas Unwahas  
Unwahas Semarang dan Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) jalin kerjasama lewat penandatangan MoU dan MoA 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menjalin kerja sama strategis dengan Pengurus Pusat Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) dalam sebuah seremoni yang dilaksanakan secara khidmat di Gedung Dekanat Kampus Unwahas, Semarang.

Penandatanganan MoU dilakukan antara Rektor Unwahas dengan Ketua Pengurus Pusat Yayasan JRA.

Sementara itu, MoA ditandatangani oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unwahas, Dr. H. Hasan, SE., M.Sc., bersama perwakilan Yayasan JRA.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, civitas akademika, pengurus Yayasan JRA, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Dr. Hasan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen FEB Unwahas untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

"Penandatanganan perjanjian kerja sama ini bukan hanya sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kami di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas untuk terus memberikan kontribusi yang bermakna bagi Masyarakat," ungkapnya.

"Kami percaya, kolaborasi dengan Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja akan membawa keberkahan dan membuka peluang sinergi di bidang pendidikan, ekonomi berbasis nilai-nilai Islam, serta kesehatan spiritual yang sangat dibutuhkan umat saat ini" jelasnya.

Mujiz sekaligus Founder Yayasan JRA, KH. Allamah Alaudin Shidiqi, M.Pd.I, menyambut baik kerja sama ini.

Dia menyebut bahwa kerja sama dengan Universitas Wahid Hasyim, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, akan memperkuat perjuangan dakwah dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan ruqyah syar’iyyah yang moderat dan berbasis ahlussunnah wal jamaah. 

"Semoga sinergi ini menjadi wasilah keberkahan, mencetak insan-insan unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara spiritual," katanya.

Gus Allamah menambahkan JRA merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang pengobatan ruqyah, yang menggunakan metode-metode ruqyah sesuai dengan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Ditambahkannya, saat ini organisasi tersebut telah memiliki lebih dari 40.000 anggota dan pengurus dari 25 Dewan Pimpinan Wilayah (Provinsi) serta 214 Dewan Pimpinan Daerah (Kota/Kabupaten) yang tersebar di seluruh Indonesia, selain itu juga 3 Pengurus Cabang Internasional yang berada di Luar Negeri.

Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk meningkatkan peran pendidikan tinggi dalam membangun masyarakat yang sehat secara spiritual dan ekonomi.

Selain itu juga dapat mendorong riset dan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan umat sehingga dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui layanan edukatif dan spiritual yang terintegrasi.

Penandatanganan ini menjadi tonggak awal dari serangkaian kegiatan kolaboratif yang diharapkan dapat memberikan keberkahan, manfaat luas, serta kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan, ekonomi, dan kesehatan spiritual umat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved