Berita Semarang
Hai Mandarin Center Resmikan Cabang Baru, Perluas Akses Pendidikan dan Studi ke Tiongkok
Bimbingan Belajar (Bimbel) Hai Mandarin Center resmi membuka cabang anyar yang berlokasi di Jalan Ligu
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bimbingan Belajar (Bimbel) Hai Mandarin Center resmi membuka cabang anyar yang berlokasi di Jalan Ligu Tengah No. 1085 C, Semarang.
Acara grand opening berlangsung pada Minggu (25/5/2025) kemarin. Dalam kesempatan itu juga turut menandai peluncuran Hello China, yang fokus pada layanan dan perjalanan ke Tiongkok, Hong Kong, dan Macau, serta layanan konsultasi pendidikan ke Tiongkok.
Didirikan oleh tiga pendidik yang berpengalaman dalam dunia pendidikan bahasa Mandarin, Natalia Faustina Prasetyo, B.Ed, Donabella Azalia Prasetyo, B.Ed, dan Linda Stephanie Prasetyo, B.Ed, MTCSOL, Hai Mandarin Center hadir sebagai pusat belajar yang fokus pada pembelajaran bahasa Mandarin dari usia dini hingga dewasa.
Pembukaan cabang kedua ini merupakan respons atas tingginya permintaan calon siswa yang ingin belajar bahasa mandarin.
Adapun Lokasi pertama yang beroperasi di Jalan MT. Haryono Semarang.
Salah satu founder Hai Mandarin, Natalia Faustina mengatakan, jumlah siswa di lokasi pertama saat ini sejumlah 206 murid.
Sementara antusias calon siswa baru yang ingin mendaftar juga cukup tinggi.
Hal itu menjadi salah satu alasan dibukanya cabang baru untuk menambah ruang belajar di Hai Mandarin Center.
"Terkadang ada murid baru yang harus waiting list dulu. Makanya kita berpikir, kenapa tidak untuk buka cabang baru," kata Natalia Faustina kepada tribunjateng.com di sela acara grand opening.
Hai Mandarin Center menawarkan program belajar bahasa Mandarin mulai dari usia tiga tahun hingga dewasa. Kelas untuk anak usia 3–5 tahun berfokus pada speaking, pengenalan kosakata, serta hanzi Mandarin.
Sementara itu, bagi pelajar SD, SMP, SMA, hingga dewasa, tersedia juga kelas HSK sebagai persiapan studi ataupun untuk pekerjaan dengan sertifikat internasional HSK.
HSK atau Hanyu Shuiping Kaoshi adalah ujian standar untuk mengukur kemampuan berbahasa Mandarin bagi non-penutur asli.
“Yang membedakan kami adalah pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada siswa. Kami ingin menumbuhkan minat belajar sejak dini dengan metode kreatif dan tidak monoton,” tambah Natalia, yang saat ini tengah melanjutkan kuliah S2 di Fujian Normal University Fuzhou.
Adapun saat ini, Hai Mandarin Center juga didukung oleh tujuh pengajar lulusan S1 dan S2 dari Tiongkok.
Bersamaan dengan peresmian cabang kedua, diluncurkan juga Hello China, sebuah agen tour and travel yang fokus melayani perjalanan ke China, Hong Kong, dan Macau.
| Tarif Khusus KA Semarang–Cirebon Mulai Rp80 Ribu, Berlaku Dinamis dan Bisa Dipesan H-0 |
|
|---|
| Serba-serbi Cerita RT di Semarang soal BOP Rp25 Juta: Ada yang Sisa, Ada yang Terserap Penuh |
|
|---|
| Ratusan Atlet Adu Cepat dalam Lomba Dayung Nasional di Kanal Banjir Barat Kota Semarang |
|
|---|
| Pemkot Semarang Targetkan 900 Rumah Diintervensi Lewat Program Rehabilitasi RTLH 2026 |
|
|---|
| Sebut Ada PKL Mulai Berdiri Permanen, Wali Kota Semarang Bakal Evaluasi SK PKL 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/POTONG-PITA-Tiga-founder-Hai-Mandarin-Center-Natalia-Faustina-Pra.jpg)