Berita Jepara
Puluhan Ular Teror Rumah Warga Jepara Sejak Januari 2025, Damkar Siaga 24 Jam
Sejak Januari 2025, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jepara berhasil mengevakuasi puluhan ular yang dilaporkan warga masuk ke rumah atau pemukiman
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sejak Januari 2025, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jepara berhasil mengevakuasi puluhan ular yang dilaporkan warga masuk ke rumah atau pemukiman.
Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Jepara, Surana menyampaikan pihaknya berhasil mengamankan berbagai jenis maupun ukuran sejak bulan Januari.
Dia menyebutkan ular tersebut kerap berasal dari aliran sungai.
Baca juga: Bisanya Termasuk Paling Mematikan di Dunia, Ular Bodoh Makin Berbahaya karena Pandai Berkamuflase
Untuk ukurannya bisa sampai 5 meter.
"Kebanyakan naik dari aliran sungai. Musim penghujan seperti ini memang paling banyak," kata Surana kepada Tribunjateng, Senin (26/5/2025).
Ia menjelaskan ular berjenis sanca biasanya masuk ke rumah warga melalui lubang rumah.
Tak banyak juga ular tersebut yang melalui atap rumah.
Surana menuturkan ular Sanca masuk lewat atap rumah warga di Desa Dongos, Kecamatan Kedung.
Ular sepanjang 2,5 meter itu Damkar Jepara pun ber hasil dievakuasi dengan tangkap tangan.
"Tim Damkar selalu siap jika ada permintaan pertolongan oleh warga, termasuk evakuasi ular. Bahkan di tengah malam, seperti yang terjadi di Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan," ungkapnya.
Evakuasi ular biasanya dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya ular di sekitar pemukiman atau di dalam rumah warga.
Menurutnya jika dibiarkan, ular ini dikhawatirkan akan membahayakan, sehingga warga meminta untuk dilakukan evakusi secepatnya.
Ia menilai, akhir-akhir ini petugas lebih sering mendapatkan laporan dari masyarakat terkait keberadaan ular sanca.
Baca juga: 2 Jam Cari Lokasi, Petugas Damkar Tertipu Laporan Fiktif Ular Berbisa: Jangan Main-main!
Di musim penghujan, ular-ular biasanya mencari tempat yang lebih kering untuk berlindung, di antara tempat yang menjadi sasaran adalah rumah.
''Biasanya kalau naik ke daratan, ular sanca juga memangsa unggas. Ini juga sering dilaporkan warga,'' tuturnya.
Ia menegaskan Ular hasil evakuasi oleh Damkar ini dirilis kembali ke habitat yang jauh dari pemukiman warga. (Ito)
| Duduk Setara di Bumi Kartini, Ribuan Warga Santap 477 Tumpeng Ingkung di Malam Hari Jadi Jepara |
|
|---|
| Proyeksi Besar Pemkab Jepara Angkat Sektor Wisata, Infrastruktur Penunjang Jadi PR |
|
|---|
| 17 WNA dari 12 Negara Ikuti Selametan 102 Tumpeng di Pelataran Masjid Astana Sultan Hadlirin Jepara |
|
|---|
| Luwur Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat Diarak 11 Kuda dan 11 Andong Sejauh 3,8 Kilometer |
|
|---|
| Kembalikan Marwah Jepara Pusat Seni Ukir Nasional, Pameran TATAH 2026 Digelar di Museum Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Damkar-Jepara-saat-evakuasi-ular-Sanca-di-Desa-Krapyak.jpg)