Berita Kriminal
Drama Penculikan Mahasiswa di Semarang, Ibu Diminta Bayar Rp80 Juta, Anak Dituduh Pencucian Uang
- Jaringan penipu asal Pulau Sumatera beroperasi di Kota Semarang. Komplotan ini melakukan penipuan online bermodus
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jaringan penipu asal Pulau Sumatera beroperasi di Kota Semarang.
Komplotan ini melakukan penipuan online bermodus penculikan dengan korban seorang mahasiswa Kota Semarang berinisial SA (20).
Para penipu menghubungi SA dengan menyaru sebagai polisi lalu menuduh SA sebagai pelaku pencucian uang.
SA lantas diminta pelaku mengamankan diri di sebuah hotel.
Di sisi lain, pelaku yang telah berhasil membajak nomor WhatsApp korban menghubungi ibu korban berinisial IDK.
Pelaku meminta uang tebusan ke ibu korban sebesar Rp80 juta supaya anaknya tidak dibunuh.
"Betul.
Ada laporan kasus itu dari ibu korban.
Kami terjunkan Tim Jatanras Polda dan Polrestabes hingga korban ditemukan.
Ternyata bukan penculikan, tapi penipuan online dengan modus seolah olah korban diculik," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Tengah, Kombes Dwi Subagio kepada Tribun, Kamis (29/5/2025).
Dwi mengatakan, peristiwa penipuan ini dialami ibu dan anak warga Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Selasa (27/5/2025).
Aksi penipuan online bermodus penculikan itu bermula ketika korban SA ditelpon oleh nomor tak dikenal.
Penelpon tersebut mengaku sebagai anggota kepolisian yang menuding SA sebagai pelaku pencucian uang.
Korban yang ketakutan lantas menuruti permintaan dari pelaku yakni agar bersikap kooperatif dengan cara mengisolasi diri di hotel agar penyelidikan yang dilakukan dapat berjalan lancar.
"Selepas ditelusuri, kami menemukan korban berada di sebuah kamar hotel di Tembalang .
| Aksi Balas Dendam Brutal di Pati Direncanakan di Bawah Pohon Asem, Anggota Polisi Luka Berat Dibacok |
|
|---|
| Begini Alur Kerja Sindikat Perdagangan Orang Bawa ke Kamboja, Gadis Wonosobo Nyaris Jadi Korban |
|
|---|
| Kisah Pilu Suami Istri Tewas di Tangan Sahabat Anaknya Sendiri, Panik Saat Kepergok Saat Mencuri |
|
|---|
| 15 WNA China Serang 5 Anggota TNI Pakai Sajam, Air Gun dan Alat Setrum, Tentara Mundur Kalah Jumlah |
|
|---|
| Astaga Petani Ini Tega Rudapaksa Gadis Disabilitas, Aksi Bejatnya Dilakukan di Rumah Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PENIPUAN-BERMODUS-PENCULIKAN-Dirreskrimum-Polda-Jateng-Kombes-Dwi-Sub.jpg)