Berita Banyumas
Toyaniki Siap Digarap Serius, Perumdam Tirta Satria Gandeng HIPMI Banyumas
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Satria akan menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Satria akan menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Banyumas untuk mengelola produk air mineral dalam kemasan (AMDK) milik mereka, Toyaniki.
Langkah ini diambil sebagai upaya menggarap lini usaha Toyaniki secara lebih serius dan profesional.
Terutama dalam hal pemasaran dan promosi, dengan harapan bisa meningkatkan keuntungan.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan Pemerintah Kabupaten telah melakukan komunikasi dengan HIPMI terkait rencana ini.
Baca juga: Jawaban Karyawan Bikin Manajer Produksi di Karanganyar Emosi, Langsung Tampar dan Siram Teh
Menurutnya, kehadiran kalangan pengusaha muda dalam pengelolaan bisnis daerah bisa membawa pendekatan yang lebih segar dan berorientasi pasar.
"Kita sudah ngobrol sama HIPMI, Toyaniki akan dikelola oleh teman-teman HIPMI Banyumas.
Harapan dan tujuannya adalah agar pengelolaan lebih serius, terutama dalam pemasaran dan program-program promosi," ujar Bupati Sadewo kepada Tribunbanyumaa.com, Jumat (30/5/2025).
Toyaniki sendiri merupakan produk AMDK yang dikembangkan oleh Perumdam Tirta Satria.
Meski sudah dipasarkan sejak 2 Januari 2020, pengelolaannya dinilai masih perlu penguatan agar bisa lebih kompetitif di pasar lokal maupun regional.
Ketua HIPMI DPC Kabupaten Banyumas, Hendy Wahyu Saputra, menyambut baik rencana kolaborasi ini.
Ia menyebut, rencana ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha muda Banyumas membuktikan kapasitas mereka dalam mengelola usaha milik daerah.
"Ini menjadi tantangan bagi teman-teman HIPMI untuk bisa mewujudkan harapan dan tujuan dari adanya kerja sama ini," kata Hendy.
Namun, hingga saat ini konsep detail kerja sama masih dalam tahap penjajakan.
Belum diputuskan apakah HIPMI akan terlibat penuh dari sisi produksi hingga distribusi, atau hanya pada aspek tertentu.
"Rencananya akan dibahas lebih lanjut pada bulan Juni atau Juli mendatang," tambahnya.
Sebagai informasi, Toyaniki pertama kali diluncurkan pada HUT ke-43 Perumdam Tirta Satria pada 2 Januari 2018.
Namun proses perizinan AMDK baru rampung pada akhir 2019 dan mulai dipasarkan resmi sejak awal 2020. (jti)
| Bupati Sadewo Geram, Ultimatum Puskesmas Stop Pungutan, Warga Banyumas Berobat Wajib Gratis |
|
|---|
| Cerita di Balik Nama ECO 21, Usaha Oleh-oleh Legendaris Sejak 1990 di Purwokerto |
|
|---|
| 543 Atlet Disiapkan, Banyumas Optimistis Naik Peringkat di Porprov 2026 |
|
|---|
| Abdul Kholik: Jasela Punya Potensi sebagai Daerah Penyangga Pangan Nasional |
|
|---|
| BPOM Banyumas Imbau Warga Beli Obat Anak di Apotek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/DOKUMENTASI-PRIBADI-Ketua-HIPMI-DPC-Kabupaten-Banyumas-Hendy-Wahyu-Saputra.jpg)