Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

H-1 Iduladha, Pemkab Banyumas Kerahkan 27 Petugas Pantau Kesehatan Hewan Kurban

Menjelang Hari Raya Iduladha 2025, Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Perikanan dan Peternakan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
SAPI KURBAN - Sapi-sapi yang berada di kandang Sapikus, Purbadana, Kecamatan Kembaran, Rabu (21/5/2025). Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkannak) memastikan seluruh hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Menjelang Hari Raya Iduladha 2025, Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkannak) memastikan seluruh hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).


Meski sempat ditemukan indikasi PMK pada sejumlah hewan, Kepala Dinkannak Banyumas, Sulistiono, menegaskan kasus tersebut berasal dari hewan yang didatangkan dari luar daerah.


"Ada, tapi tidak banyak. 


Sekitar 10 persen dari total populasi hewan kurban, dan tingkat kesembuhannya mencapai 90 persen," ujar Sulistiono kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (5/6/2025).


Dari hasil pemeriksaan, hewan-hewan yang terindikasi PMK umumnya merupakan sapi eksodus dari luar wilayah Banyumas, khususnya yang masuk ke wilayah Purwokerto.


Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Sulistyo Widyashadi, merinci dari pemantauan 220 ekor sapi jenis Madura dan Bali di lima kandang berbeda, ditemukan 11 ekor yang sempat terindikasi PMK.


Di Desa Datar, Kecamatan Sumbang, dari 63 ekor sapi yang diperiksa, 3 ekor terdeteksi PMK. 


Sementara di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, dari sekitar 70 ekor sapi, 2 ekor dinyatakan terindikasi.


"Total sementara yang sempat mengarah ke PMK ada 16 ekor, dan saat ini seluruhnya sudah dalam kondisi sehat dan sembuh," ungkapnya. 


Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berkurban, Dinkannak Banyumas akan menerjunkan 27 petugas kesehatan hewan yang disebar di seluruh kecamatan pada Hari Raya Iduladha.


"Satu kecamatan akan dijaga satu petugas pemantau kurban," tambahnya.


Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengawasan ketat agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang benar-benar sehat dan layak konsumsi. (jti) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved