Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Berlari Bersama Tamiya: Komunitas Rangers Lawan Budaya Mager dan Gadget

Hadir sebuah komunitas yang menyuguhkan konsep olahraga unik dan penuh keceriaan.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
RANGERS: Keseruan komunitas Semarang Runners (Rangers) saat memainkan Mini 4WD, belum lama ini. (TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA) 

Kemudian setting kit itu bisa dengan modif dinamo, gear ratio, atau baterai.

Bahkan banyak yang pakai bahan-bahan bekas, kayak busa stang sepeda untuk ban atau botol sampo bekas buat underguard.

Inilah kenapa kita pakai tagar #StreetItuBebas,” ujar Ardhi.

PKPI Semarang berdiri pada masa pandemi sebagai alternatif olahraga luar ruangan. 

Dimulai dari 2–3 orang saja, kini komunitas ini telah berkembang menjadi puluhan pegiat yang aktif berlatih di berbagai titik di Kota Semarang, dari Tlogosari hingga Gunungpati.

Sejak tahun 2024, komunitas ini resmi terdaftar dalam naungan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).

Mereka bahkan ambil bagian dalam ajang FORKOT KORMI Kota Semarang 2025 di halaman Balai Kota Semarang beberapa waktu lalu.

“KORMI itu tujuannya memasyarakatkan olahraga untuk menuju Indonesia bugar 2045.

Kami bangga bisa jadi bagian dari misi besar itu lewat komunitas Street Mini 4WD,” kata Ardhi.

Selain menyenangkan, olahraga ini juga menyehatkan dan edukatif.

“Banyak anak-anak bisa istirahat dari gadget, belajar teknik, dan melatih motorik.

Lari sambil mengendalikan mobil itu butuh konsentrasi tinggi,” jelas Ardhi.

PKPI Semarang juga tak sekadar bermain.

Mereka aktif mengikuti kompetisi regional dan nasional.

Prestasi seperti juara di Jogja dan Kudus sudah berhasil mereka raih.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved