Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Berlari Bersama Tamiya: Komunitas Rangers Lawan Budaya Mager dan Gadget

Hadir sebuah komunitas yang menyuguhkan konsep olahraga unik dan penuh keceriaan.

|
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
RANGERS: Keseruan komunitas Semarang Runners (Rangers) saat memainkan Mini 4WD, belum lama ini. (TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah dominasi gadget dan minimnya aktivitas fisik masyarakat, terutama anak-anak, hadir sebuah komunitas yang menyuguhkan konsep olahraga unik dan penuh keceriaan.

Yakni komunitas Semarang Runners (Rangers) dari PKPI Semarang, atau Perkumpulan Komunitas Playon Indonesia cabang Semarang.

Mengusung permainan legendaris Mini 4WD (sering dikenal sebagai Tamiya), komunitas ini memperkenalkan gaya olahraga baru bernama Street Mini 4WD.

Baca juga: Undip Kini Punya Stadion Bulu Tangkis Rp43 Miliar Bertaraf Internasional, Calon Venue Pomnas 2025

"Kita ingin kampanyekan adalah olahraga sambil bermain, keseruannya, keasyikannya, kekompakannya, karena sekali bermain pasti akan nagih.

Dan utamanya bagi anak-anak agar dapat istirahat dengan gadget, mengingat sekarang era nya era gadget, anak-anak TK dan SD saja sudah di perkenalkan dengan gadget," jelas Panjalu Ardhi, penggerak komunitas PKPI Semarang.

Meski demikian, komunitas ini sebenarnya tak hanya diisi oleh anak-anak, namun juga orang dewasa.

Bahkan lewat komunitas ini, menjadi wadah nostalgia bagi beberapa orang yang masa kecilnya menyukai tamiya.

“Tamiya itu sebenarnya nama brand.

Di olahraga ini, kita bebas menggunakan mobil mini 4WD merek apa pun, bahkan rakitan sendiri (DIY),” lanjut Ardhi.

Berbeda dengan balapan Tamiya yang punya lintasan sirkuit khusus, Street Mini 4WD dimainkan di ruang terbuka seperti jalan umum, taman kota, atau area CFD.

Pegiat dalam komunitas ini berlari sambil mengarahkan mobil Mini 4WD mereka menggunakan guide stick yang dibuat secara kostumisasi.

Dalam permainannya, pegiat seolah menyatu dengan mobil yang mereka modifikasi sendiri.

Makanya, saat bermain street mini 4WD, selain teknik, permainan ini juga turut melatih daya tahan atau endurance pada pegiat.

“Jadi, permainan ini juga sekaligus olahraga.

Cara bermainnya menyesuaikan dengan kecepatan dari kit (kendaraan) masing-masing.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved