Berita Demak
3 Aplikasi Pemkab Demak Jalani Security Assessment dari BSSN, Cegah Serangan Siber Slot Gacor
Dinkominfo Kabupaten Demak bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi menggelar Kick Off Meeting ITSA.
Penulis: faisal affan | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK — Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Demak bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi menggelar Kick Off Meeting kegiatan Information Technology Security Assessment (ITSA) untuk tiga aplikasi layanan publik, Senin (16/6/2025).
Ketiga aplikasi tersebut meliputi Aplikasi Simonak milik Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinnakerind), Aplikasi Adipta milik Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan), serta Aplikasi Pendaftaran Online milik RSUD Sultan Fatah (RSUD SUKA).
Plt. Kepala Dinkominfo Demak Umar Surya Suksmana menyampaikan bahwa pelaksanaan ITSA ini menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan optimalisasi aplikasi publik.
Baca juga: Helmy Yahya Jadi Korban Rob Sayung Demak: Sudah Berbulan-bulan, Seperti Wisata Air
Terlebih, beberapa aplikasi milik Pemkab sebelumnya terdeteksi sempat disusupi konten asing seperti slot gacor.
“Akhir-akhir ini ada beberapa aplikasi yang kemasukan slot gacor. Untuk mencegah ancaman tersebut, maka dilakukan ITSA. Ini bukan sekadar pengamanan, tapi juga untuk memastikan aplikasi berjalan maksimal terutama dalam pelayanan publik,” jelas Umar saat membuka kegiatan secara daring dari Ruang Rapat Dinkominfo.
Sementara itu, perwakilan tim BSSN Gigih Supriyatno menjelaskan bahwa kegiatan ITSA bertujuan utama menutup kerentanan, bukan hanya menemukan kelemahan dalam sistem aplikasi.
Ia menegaskan, lima aspek utama yang sering ditemukan sebagai celah kerentanan mencakup: kontrol akses, autentikasi, validasi input, validasi file, dan manajemen sesi.
“Kami harap kegiatan hari ini berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat besar untuk peningkatan keamanan informasi di instansi pemerintah,” ujar Gigih.
Baca juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Demak Gelar Donor Darah Terkumpul 64 Kantong
Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinkominfo Demak, Andy Kurniawan, menambahkan bahwa hingga tahun 2024, sebanyak 27 dari 50 aplikasi milik Pemkab Demak telah menjalani proses ITSA oleh BSSN.
Tiga aplikasi tambahan di tahun 2025 menjadikan total 30 aplikasi yang telah melewati proses asesmen keamanan.
“Kami berharap kegiatan ITSA ini bisa meminimalisir celah-celah yang bisa disusupi hacker seperti slot gacor, sehingga mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien di era digital,” ujarnya.(afn)
| Putus Kontak Tatap Muka, Siasat Pengedar Sabu di Demak Pakai Modus "Alamat Digital" |
|
|---|
| Polres Demak Lakukan Penyelidikan Intensif Kasus Santri Diduga Keracunan Usai Santap MBG |
|
|---|
| Tak Ada Bantuan Alat Berat, Warga Demak Berjuang Sendiri Membersihkan Lumpur 50 Cm Usai Banjir |
|
|---|
| Aksi Saling Lempar Batu saat Orkes Ricuh di Demak Lukai Dua Warga, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Viral Polisi Gendong Bocah Korban Pelemparan Batu Kericuhan Orkes di Demak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tiga-aplikasi-milik-Pemkab-Demak-menjalani-security-assessment-dari-BSSN.jpg)