UIN Walisongo Semarang
Audiensi Bersama Bupati Kendal, UIN Walisongo Siap Dukung Kendal Cerdas
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melalukan audiensi dengan Bupati Kendal pada Selasa (10/6) di Pendopo Kabupaten Kendal.
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melalukan audiensi dengan Bupati Kendal pada Selasa (10/6) di Pendopo Kabupaten Kendal.
Audiensi ini bertujuan mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Kendal.
Rektor UIN Walisongo, Prof Nizar M.Ag dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengembangkan kapasitas sebagai perguruan tinggi terkemuka di Jawa Tengah.
Salah satu langkah strategisnya adalah dengan membuka Fakultas Kedokteran (FK) yang memiliki distingsi khusus di bidang penyakit diabetes melitus dan terapi stem cell.
“Kami juga tengah menambah sejumlah program studi baru, baik di jenjang sarjana maupun magister, sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas SDM,” ungkap Rektor.
Ia juga menyampaikan inisiatif UIN Walisongo dalam menjalin kerja sama, khususnya dalam mendukung pengembangan anak-anak Kendal melalui program Satu Desa Satu Sarjana, serta peningkatan kapasitas ASN melalui pelatihan dan pendidikan lanjutan.
Baca juga: 1208 Peserta UM-PTKIN 2024 Ikuti Ujian di UIN Walisongo
Tahun ini, UIN Walisongo akan membangun Gedung Pengembangan Profesi sebagai pusat pelatihan, termasuk untuk penyelenggaraan short course bagi ASN dan masyarakat umum.
Rektor juga menyampaikan harapannya agar Pemkab Kendal dapat menyediakan lahan untuk pengembangan pendidikan yang terhubung langsung dengan industri.
“Kami sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar di Taiwan dan siap mengembangkan pendidikan berbasis industri."
"Tetapi saat ini kami kehabisan lahan,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kendal menyambut baik peluang kerja sama dalam peningkatan kapasitas ASN.
“Kami siap memberikan ruang bagi pengembangan diri ASN, baik melalui izin belajar maupun tugas belajar,” ujarnya.
Selain itu, keberadaan Fakultas Kedokteran dinilai dapat membuka peluang bagi penguatan tenaga kesehatan di daerah.
Baca juga: Rektor UIN Walisongo Soroti Peluang Kerja Sama Global di International Conference 2025 di Taiwan
Sementara itu, perwakilan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbang) mengungkapkan bahwa kerja sama dengan UIN Walisongo selama ini telah berjalan, terutama dalam pelaksanaan magang dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselaraskan dengan program prioritas Pemkab Kendal seperti penanggulangan stunting.
Ke depan, ia berharap kerja sama bisa diperluas ke bidang inovasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250616_UIN-WAlisongo_Audiensi.jpg)