Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kisah Inspiratif

Dari Terpal Kecil ke Kolam Impian: Kisah Ahmad Manshur dan Rintis Bisnis Sepulang Kerja

Setiap sore sepulang kerja, Ahmad Manshur punya satu rutinitas sederhana yang tak pernah absen: duduk di tepi kolam, menaburkan pakan

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM/REZANDA AKBAR D
MEMBERI PAKAN - Ahmad Manshur memberikan makan kepada ikan-ikan koinya yang siap jual kepada penghobi ikan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setiap sore sepulang kerja, Ahmad Manshur punya satu rutinitas sederhana yang tak pernah absen: duduk di tepi kolam, menaburkan pakan, dan memanggil nama-nama ikan koi peliharaannya. 

Ikan-ikan itu berwarna merah, putih, kuning, jingga bergerak lembut di air, seolah tahu betul siapa pemiliknya. Beberapa bahkan menepi dan jinak, membiarkan Manshur mengelus tubuh mereka pelan-pelan.

"Awalnya cuma buat ngilangin stres," ujar pria yang memulai hobi ini pada 2019, sebelum pandemi Covid-19 melanda. 

"Kolam kecil pakai terpal, pompa sederhana, ikan cuma beli Rp50.000-an. Tapi ternyata bikin tenang banget." sambungnya saat ditemui Tribunjateng, Rabu (18/6/2025).

Ketenangan itu perlahan berubah jadi ketertarikan lebih dalam. Ia mulai membeli satu, dua ekor koi lagi. 

Tapi seperti kisah para penghobi sejati, koleksi yang terus bertambah akhirnya menimbulkan percakapan serius dengan sang istri. Solusinya mulai dijual saja.

Tak disangka, saat pertama kali Manshur mencoba menjual koi lewat media sosial, langsung laku. 

"Dari situ saya mulai mikir, ini bisa dibikin brand," kenangnya.

Brand Ammaurkoi pun lahir nama usaha yang kini dikenal di kalangan pencinta koi seantero Indonesia.

Belajar Sambil Jualan

Tak punya latar belakang bisnis ikan hias, Manshur membangun usahanya dengan metode klasik belajar sambil jalan. 

Dia mendesain logo sendiri, memotret ikan-ikannya, lalu memposting di media sosial. Setiap kali ada yang laku, hasilnya diputar untuk beli ikan lebih bagus. Laku lagi, putar lagi.

Kini, Amor Koi bukan sekadar nama. Tempat budidayanya tidak hanya ada di rumah, tapi juga berkembang di Magelang kota berhawa sejuk yang jadi lokasi ideal untuk memelihara koi.

"Kita udah pernah kirim sampai ke Malaysia. Tapi dalam negeri juga udah hampir semua pulau besar dari Aceh sampai Papua," katanya bangga.

Ikan-ikannya tak hanya indah, tapi juga berkualitas. Satu ekor bisa dihargai hingga Rp35 juta. Bahkan ada pembelian borongan yang menyentuh angka ratusan juta rupiah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved