Ibadah Haji 2025
Satu Jemaah Haji Asal Jepara Meninggal Dunia di Mekkah
Satu Jemaah Haji asal Kabupaten Jepara meninggal dunia saat berada di tanah suci Mekkah.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Satu Jemaah Haji asal Kabupaten Jepara meninggal dunia saat berada di tanah suci Mekkah.
Kepergiaan satu jemaah haji tersebut mendekati kepulangan rombongan jemaah haji saat hendak pulang ke Indonesia.
Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara, Sri Yuliati menyampaikan jemaah haji yang meninggal bernama Kusnan Kasan (87), Warga Desa Ngroto, Kecamatan Mayong.
Alm Kusnan Kasan meninggal pada Rabu, 18 Juni 2025 pukul 18.30 WAS di kamar hotel nomor one 911 lantai 8 kamar 815, Mekkah.
Almarhum meninggal ditemani oleh istrinya yang pada saat itu juga ikut diturunkan di Bandar Udara Internasional Kualanamu.
"Meninggalnya Pak Kusnan ini berada di hotel.
Saat itu habis sholat ashar, istirahat di tempat tidurnya, ditemani istrinya dan ada jemaah lain juga yang satu kamar," kata Sri kepada Tribunjateng, Jumat (20/6/2025).
Dia menjelaskan Almarhum Kusnan Kasan bersama istrinya tadinya masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 45, Kabupaten Jepara.
Namun karena dinyatakan tidak layak terbang, alm dan istrinya kemudian diikutkan dalam kloter 50 bersama Kabupaten Pati.
Saat transit di Bandar Udara Internasional Kualanamu, alm mengalami sesak napas sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Alm bersama istrinya kemudian diberangkatkan dalam Kloter 74 bersama Kabupaten Sukoharjo dan Klaten.
Namun saat kepulangan nanti, alm dan istrinya sudah dijadwalkan untuk kembali ke tanah air bersama kloter semula, yaitu kloter 45.
Kloter tersebut akan diterbangkan dari Mekkah pada Selasa, (24/6/2025) dan diperkirakan tiba di Embarkasi Solo pada Rabu, (25/6/2025) pukul 11.20 WIB.
"Karena kondisinya sakit, Pak Kusnan dan istrinya diusulkan untuk kembali ke kloter 45.
Proses pengusulannya sudah jadi, dari 74 ke 45. Sehingga istrinya nanti dijadwalkan pulang besok Selasa, tanggal 25 Juni," ungkapnya.
Ia menuturkan selama menjalani ibadah haji, kondisi almarhum sempat kembali mengalami sesak nafas.
Namun almarhum menolak untuk dirawat di rumah sakit.
Sehingga oleh petugas kesehatan, alm diberi oksigen di kamar hotelnya sebanyak tiga kali.
"Tadinya sempat sesak nafas lagi, tapi Pak Kusnan ini menolak di opname. Saat ini jenazahnya sudah dimakamkan di Mekkah," tutupnya. (Ito)
| Lima Jemaah Haji Wonosobo Meninggal di Makkah, Jadi Angka Tertinggi Sejak 2008 |
|
|---|
| Kloter 86 Jadi Rombongan Pertama Jemaah Haji Wonosobo Tiba di Pendopo |
|
|---|
| Kisah Ngadiman Pulang Haji Bawa Boneka Unta untuk Buah Hati di Karanganyar |
|
|---|
| 655 Jemaah Haji Asal Kabupaten Semarang Telah Kembali, 1 Wafat dan 2 Masih Dirawat di Mekkah |
|
|---|
| Jemaah Haji Asal Demak yang Meninggal Berhak Dapat Asuransi, Cek Syaratnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250613-_-Jamaah-Haji-Kloter-1-Purbalingga-Tiba-di-Boyolali.jpg)