Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Kronologi Polisi Beli Helm Dengan Struk QRIS Palsu, Mengedit Setelah Pura-pura Scan QR Code

Penjual helm mengaku merugi sebesar Rp 380 ribu karena ternyata pembayaran melalui QRIS itu tidak masuk ke rekeningnya.

|
Editor: rival al manaf
Dokumen CCTV pemilik Toko Helm di Kecamatan Cileunyi
REKAMAN CCTV - Seorang anggota polisi tertangkap kamera CCTV melakukan transaksi palsu saat membeli helm di salah satu toko di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu 

Ia menjelaskan, bukti tersebut bukan berasal dari bank atau platform pembayaran resmi, melainkan dari aplikasi yang memungkinkan pengguna membuat struk palsu, lengkap dengan nama bank dan keterangan transfer berhasil.

Ridha sempat menghubungi nomor kontak yang tertera pada bukti transfer.

Pelaku sempat mengaku telah membayar, namun melalui dompet digital milik karyawan toko.

"Alasan dia, pembayaran awal memang enggak masuk, tapi dia mengaku sudah bayar lewat Dana karyawan. Dikonfirmasi, kata karyawan saya tidak ada transfer," ucapnya.

Suami Ridha, Sany Ferdiyansyah (45), mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileunyi dan menyebarkan video aksi pelaku di media sosial.

Dari pihak kepolisian diketahui bahwa pelaku adalah anggota kepolisian.

"Dari pihak Polsek juga ada informasi, ternyata pelaku itu merupakan anggota polisi," katanya.

Sany menambahkan, pihaknya kemudian dihubungi seseorang yang mengaku sebagai Provos dari Brimob Polda Jabar dan meminta video tersebut diturunkan dari media sosial.

"Provos Pratanto minta takedown video dan mencoba menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

Agar jangan dulu lapor dan biar diselesaikan di internal dulu," ungkapnya.

Kapolsek Cileunyi Kompol Rizal Adam membenarkan adanya laporan tersebut.

Korban disebut mengalami kerugian sebesar Rp 380.000 dari transaksi yang tidak masuk ke rekening.

 "Betul, beberapa hari ke belakang korban yang merupakan pemilik toko helm mendapati kerugian," kata Rizal saat dikonfirmasi.

Setelah dilakukan penelusuran, identitas pelaku diketahui merupakan anggota kepolisian.

Saat ini, pelaku sudah diperiksa oleh Propam Polda Jabar. "Sudah diperiksa Propam Polda Jabar," ujar Rizal. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved