Pendidikan
Pengusaha Gunawan Tjokro Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unnes
Unnes) menganugerahkan gelar doktor kehormatan atau Doktor Honoris Causa kepada Gunawan Tjokro.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) menganugerahkan gelar doktor kehormatan atau doktor Honoris Causa (H.C) kepada Gunawan Tjokro dalam bidang Ilmu Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Penganugerahan digelar di Auditorium Prof. Wuryanto Kampus Unnes Sekaran, Kamis (26/6).
Gunawan yang dikenal sebagai saah satu pengusaha sukses di Indonesia dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia di dunia industri.
Baca juga: Banyak Sarjana Jadi Korban TPPO, Menteri P2MI Cegah dengan Migrant Center Pertama di Undip
Rektor Unnes, S Martono dalam pidatonya menyampaikan bahwa pemberian gelar kehormatan ini merupakan bagian upaya Unnes dalam menjalin sinergi antara dunia akademik dan praktik profesional.
"Melalui proses knowledge grafting, Unnes mengadopsi pengalaman dan pengetahuan luar biasa yang dimiliki oleh para praktisi untuk dikembangkan sebagai bagian dari kajian akademik." ungkapnya.
Martono menyampaikan, Gunawan memiliki pengalaman panjang dalam bidang manajemen pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), hal itu dibuktikan dalam kontribusinya pada posisi strategis di beberapa perusahaan multinasional.
"Beliau telah menunjukkan kecemerlangan di perusahaan multi nasional, dan telah melahirkan banyak terobosan ketika berkiprah di korporasi sebagai manajer direktur keuangan, menciptakan konsep manajemen pengembangan SDM yang berkontribusi positif terhadap kinerja perusahaan," kata Rektor.
"Unnes berharap dapat terus di elaborasi sehingga kedepan memberi dampak yang lebih luas bagi korporasi dan pengembangan SDM dalam arti luas," jelasnya.
Di bidang pendidikan, Gunawan juga memiliki peran strategis sebagai Ketua Dewan Penyantun Pendidikan Unnes yang ia dirikan pada tahun 2024. Melalui inisiatif ini, sebanyak 396 mahasiswa Unnes telah menerima beasiswa penuh hingga semester delapan.
Atas penganugerahan ini, Unnes menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Gunawan dalam pengembangan ilmu dan peningkatan akses pendidikan.
Diharapkan dengan pemikiran dan terobosan Gunawan dapat terus menjadi inspirasi dan memberikan dampak luas bagi pengembangan sumber daya manusia.
"Atas terobosan besar melalui pembentukan dewan penyantun pendidikan Unnes, sekaligus sebagai ketua, telah menghimpun sejumlah tokoh untuk berkontribusi memberikan beasiswa hampir 400 mahasiswa Unnes sehingga mereka bisa menempuh kuliah gratis sampai lulus. Saya atas nama keluarga besar Unnes menghaturkan terimakasih dan penghormatan setinggi-tingginya," pungkasnya.
Dalam orasi ilmiah yang disampaikan pada penganugerahaan tersebut, Gunawan menjelaskan pendekatan strategis dalam pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia serta pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi.
"Banyak orang-orang pintar di industri itu harus didorong untuk berkontribusi di institusi pendidikan. Dan institusi pendidikan dengan egonya selama ini, itu harus dibuka supaya orang-orang dari luar itu bisa berkolaborasi," kata Gunawan.
Saat ini, Gunawan Tjokro menjabat berbagai posisi penting, di antaranya sebagai Komisaris Independen PT Ciptadana Asset Management, Komisaris Utama PT Dynaplast, Komisaris Utama PT Gunanusa Eramandiri Tbk, Komisaris Utama PT Ciptapangan Sukses Makmur, Komisaris PT Era Mandiri, dan Komisaris PT Cubic Indonesia.
Ia memiliki pengalaman yang panjang di berbagai perusahaan terkemuka, seperti PT Kalbe Farma, PT Unilever Indonesia, dan PT Dynaplast. Ia juga mendirikan PT Gunanusa Eramandiri Tbk dan berhasil membawa perusahaan tersebut melantai ke bursa efek Indonesia.
Gunawan memperoleh gelar Sarjana Matematika dari Universitas Advent Indonesia Bandung pada tahun 1975, dan kemudian meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Philippines Christian University di Manila pada 1979.
Selain berkiprah di dunia bisnis, Gunawan juga aktif dalam berbagai asosiasi seperti Apindo, Kadin, Wushu, dan AEI, yang memperluas wawasannya serta memperkuat jaringan nasional dan internasional. Ia juga dikenal atas kontribusinya dalam pengembangan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik/ Good Corporate Governance (GCG) di Indonesia. (arl)
Baca juga: 32 Mahasiswa UNNES Ikuti Praktik Mengajar Internasional di Empat Negara
| Penelitian dan Inovasi akan Menentukan Pertumbuha Ekonomi |
|
|---|
| Ratusan Karya Siswa SD Bumimu Tegal Dipamerkan dalam AHA Moment, Ada Miniatur KA hingga Tata Surya |
|
|---|
| Persaingan PTN-PTS Kian Ketat, Kolaborasi Kampus Dengan Industri Jadi Daya Tarik |
|
|---|
| Kegiatan Berkemah Untuk Siswa Masih Jadi Cara Efektif Pembentukan Karakter Anak |
|
|---|
| Aspema 77 Gelar Halal Bihalal, Kenang Masa Sekolah Jalan Kaki, Jarang Angkutan Umum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250626_Gunawan-Tjokro-menerima-gelar-Doktor.jpg)