Berita Tegal
Isi Komunikasi Terakhir Daffa Siswa SMKN 3Tegal yang Hilang di Laut saat PKL, Malam Hari 23 Mei
Tidak ada firasat yang dirasakan orangtua Mochamad Daffa Sanjaya (17). Komunikasi terakhir terjalin 20 Mei 2025 lalu
Setelah itu kapal jalan, mereka istirahat.
Kemudian Daffa izin ke temannya tidak ke kamar, tetapi mau ke belakang untuk nongkrong di luar.
"Saat makan bersama-sama ini, dicari sekapal kurang satu ABK."
"Jadi kira-kira jarak waktu setelah penarikan jangkar sampai makan sekira 4 jam," jelasnya.
Menurut Rokham, Daffa sosok siswa yang aktif.
Dia pun menjadi siswa penggerak sebagai Ketua Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
Dari cerita tujuh temannya lainnya, pelaksanaan PKL berlangsung kondusif.
Hubungan dengan ABK baik, begitu juga dengan siswa PKL lain dari Cirebon, Jawa Barat.
"Mereka juga sudah mendapatkan pembekalan dari sekolah, baik teknis maupun ketahanan di laut."
"Di Juwana, juga mendapatkan pelatihan dari Polairud dan Dinas Perikanan di sana," ungkapnya.
Dedy Yon Kunjungi Rumah Orangtua Daffa
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengunjungi rumah oragtua Mochammad Daffa Sanjaya di RT 05 RW 07 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Senin (7/7/2025).
Kedatangan Dedy Yon diterima orangtua Daffa, Noris Sumurah (46) dan Sutanto (50).
Daffa merupakan siswa SMK Negeri 3 Tegal yang hilang saat Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Perairan Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada 23 Juni 2025.
Hingga kini Daffa masih belum ditemukan.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami Daffa.
Dia mengatakan, Pemkot Tegal bersama Dinas Cabang Pendidikan Wilayah XI akan berupaya membantu berkomunikasi dengan pihak terkait.
"Kami sudah mendengar, Daffa hilang di Perairan Kangean saat mengikuti kegiatan praktik dari sekolah," ujarnya.
Dedy Yon mengatakan, pencarian sudah dilakukan memang sampai saat ini belum ditemukan.
Dia berharap, segara ada kabar baik dan Daffa bisa ditemukan.
"Kami menyampaikan belasungkawa, kebetulan Daffa ini anak tunggal dan satu-satunya."
"Kami doakan yang terbaik," ungkapnya.
Penjelasan Pihak Sekolah
Ketua Jurusan NKPI SMK Negeri 3 Tegal, Rokham menyatakan, total ada delapan siswa yang mengikuti PKL, salah satunya adalah Daffa.
Informasi hilangnya korban pertama kali diperoleh pihak sekolah langsung dari pihak kapal.
PKL tersebut dimulai sejak 29 April 2025 dan direncanakan berlangsung selama enam bulan sebagaimana ditetapkan dalam kurikulum vokasi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak sekolah lantas melakukan berbagai langkah koordinatif.
“Kami terus menjalin komunikasi aktif dengan pihak perusahaan, aparat penegak hukum, dan dinas terkait."
"Karena ini menyangkut keselamatan dan masa depan anak, kami sangat berhati-hati dalam menyampaikan informasi,” kata Kepala SMK Negeri 3 Tegal, Drs Bejo.
Dia menyampaikan, keluarga besar SMK Negeri 3 Kota Tegal berduka atas peristiwa yang dialami Daffa.
Apalagi korban merupakan anak semata wayang dari pasangan Sutanto dan Noris.
"Kami berharap segera ada titik terang dan kejelasan bagi keluarga serta semua pihak yang terlibat."
"Kami menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi."
"Serta memberikan ruang dan waktu bagi proses pencarian dan penyelidikan yang sedang berlangsung," pinta Drs Bejo. (fba)
Wali Kota Tegal Dedy Yon Beri Kejutan Ulang Tahun kepada Tiga Pelajar SMKN 3 |
![]() |
---|
Ini Pentingnya Pelajar Tanamkan Nilai Budi Pekerti Menurut Wali Kota Tegal Dedy Yon |
![]() |
---|
Datangi Vape Store, BNN Tegal Waspadai Peredaran Narkotika Melalui e-Liquid |
![]() |
---|
Wali Kota Dedy Yon Ajak Mahasiswa FMTN Sinergi Bangun Kota Tegal |
![]() |
---|
Kunjungi RS Swasta, Mbak Iin Apresiasi Pelayanan RSUI Harapan Anda Tegal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.