Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pembacokan di Semarang

7 Remaja Diperiksa Polisi Buntut Pembacokan di Jalan Sompok Lama Semarang

Sebanyak tujuh remaja diperiksa polisi terkait peristiwa pembacokan yang terjadi pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Editor: rival al manaf
DOK POLSEK SEMARANG SELATAN
LOKASI KEJADIAN - Petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian adanya pembacokan terhadap remaja berusia 17 tahun di kawasan Jalan Sompok Lama, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.   

TRIBUNJATENG.COM - Sebanyak tujuh remaja diperiksa polisi terkait peristiwa pembacokan yang terjadi pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Seluruhnya merupakan rekan korban  berinisial KRI (17), warga Sendangmulyo, Tembalang, Kota Semarang.

Remaja itu ditemukan bersimbah darah setelah dibacok oleh sekelompok orang bersenjata tajam. 

Baca juga: Viral Aksi Lempar Batu ke KA Sancaka, PT KAI Daop IV Semarang: Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun

Baca juga: Dua Pustakawan UIN Saizu Bersinar di APPTIS 2025: Gagas Inovasi, Tembus Presenter Terbaik!

Baca juga: Sehari Bisa 300 Porsi, Inilah Warung Viral Juragan Petis di Pati, Best Seller Iga Bakarnya

Insiden ini terjadi di depan Klinik Pratama, Jalan Sompok Lama, Peterongan, pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim) Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar, membenarkan peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki identitas dan motif para pelaku.

"Saat ini masih pendalaman dan penyelidikan terkait pelaku atas kejadian tersebut," ujar Aris saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (9/7/2025).

Saat ini, korban remaja yang merupakan warga Sendangmulyo, Tembalang itu masih mendapat perawatan medis di rumah sakit.

"Iya, masih dalam perawatan di RS Wongsonegoro Ketileng," ungkap Aris.

Informasi yang diperoleh, mulanya KRI bermain game bersama temannya sampai pukul 01.00 WIB.

Lalu dia mengajak rekannya nonton balap liar di Jalan Dr Cipto, hingga dihadang oleh segerombolan orang tidak dikenal saat pulang dan dikeroyok.

KRI jatuh tersungkur dan melarikan diri.

Setelah pengeroyokan terjadi, gerombolan tersebut kabur meninggalkan lokasi.

Korban terkapar bersimbah darah dengan luka di sekujur tubuhnya.

Tak lama kemudian KRI dilarikan oleh petugas medis ambulan hebat ke rumah sakit.

Lalu polisi mendatangi lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Kini sebanyak tujuh remaja dari rekan-rekan KRI telah dimintai keterangan oleh polisi. Selanjutnya, polisi terus melakukan pendalaman berkaitan dengan kasus itu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved