Pembacokan di Semarang
7 Remaja Diperiksa Polisi Buntut Pembacokan di Jalan Sompok Lama Semarang
Sebanyak tujuh remaja diperiksa polisi terkait peristiwa pembacokan yang terjadi pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
TRIBUNJATENG.COM - Sebanyak tujuh remaja diperiksa polisi terkait peristiwa pembacokan yang terjadi pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Seluruhnya merupakan rekan korban berinisial KRI (17), warga Sendangmulyo, Tembalang, Kota Semarang.
Remaja itu ditemukan bersimbah darah setelah dibacok oleh sekelompok orang bersenjata tajam.
Baca juga: Viral Aksi Lempar Batu ke KA Sancaka, PT KAI Daop IV Semarang: Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Baca juga: Dua Pustakawan UIN Saizu Bersinar di APPTIS 2025: Gagas Inovasi, Tembus Presenter Terbaik!
Baca juga: Sehari Bisa 300 Porsi, Inilah Warung Viral Juragan Petis di Pati, Best Seller Iga Bakarnya
Insiden ini terjadi di depan Klinik Pratama, Jalan Sompok Lama, Peterongan, pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim) Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar, membenarkan peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki identitas dan motif para pelaku.
"Saat ini masih pendalaman dan penyelidikan terkait pelaku atas kejadian tersebut," ujar Aris saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (9/7/2025).
Saat ini, korban remaja yang merupakan warga Sendangmulyo, Tembalang itu masih mendapat perawatan medis di rumah sakit.
"Iya, masih dalam perawatan di RS Wongsonegoro Ketileng," ungkap Aris.
Informasi yang diperoleh, mulanya KRI bermain game bersama temannya sampai pukul 01.00 WIB.
Lalu dia mengajak rekannya nonton balap liar di Jalan Dr Cipto, hingga dihadang oleh segerombolan orang tidak dikenal saat pulang dan dikeroyok.
KRI jatuh tersungkur dan melarikan diri.
Setelah pengeroyokan terjadi, gerombolan tersebut kabur meninggalkan lokasi.
Korban terkapar bersimbah darah dengan luka di sekujur tubuhnya.
Tak lama kemudian KRI dilarikan oleh petugas medis ambulan hebat ke rumah sakit.
Lalu polisi mendatangi lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Kini sebanyak tujuh remaja dari rekan-rekan KRI telah dimintai keterangan oleh polisi. Selanjutnya, polisi terus melakukan pendalaman berkaitan dengan kasus itu. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Darah Berceceran di Rumah Banyumanik Semarang Setelah Penjaga Toko Buah Ngamuk Bawa Senjata Tajam |
|
|---|
| Korban Ungkap Detik-Detik Pembacokan di Banyumanik Semarang: Dia Masuk Bacok-Bacok Kena Tiga Orang |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Tiga Orang Dibacok di Rumah Banyumanik Semarang, Seluruh Penghuni Sempat Diancam |
|
|---|
| Muhajirin Korban Pembacokan Jalani Operasi 10 Jam, Ibunda Khawatirkan Biaya Pengobatan |
|
|---|
| UPDATE Pembacokan di Soekarno Hatta, Keluarga Para Tersangka Dipanggil Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250709_pembacokan.jpg)