Berita Purwokerto
Penataan Jalan Bung Karno Purwokerto Dibagi Tiga Segmen
Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama DPRD masih mencari formulasi yang tepat dalam menata kawasan Jalan Bung Karno, Purwokerto.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama DPRD masih mencari formulasi yang tepat dalam menata kawasan Jalan Bung Karno, Purwokerto.
Kawasan potensial sebagai pusat kegiatan ekonomi baru yang ramah bagi pedagang kaki lima (PKL) bagi pejalan kaki, dan wisatawan saat ini tidak tergarap maksimal.
Ketua DPRD Banyumas, Subagyo, mengatakan, keberadaan PKL merupakan elemen penting dalam perputaran ekonomi masyarakat.
Karena itu, penataan kawasan tidak boleh menyingkirkan pelaku usaha kecil, tapi justru harus menciptakan harmoni antara kepentingan masyarakat dan tata kota.
"PKL adalah bagian dari kekuatan ekonomi.
Kalau ditata dengan baik, seperti Malioboro di Yogyakarta, saya sangat memimpikan Bung Karno bisa jauh lebih ramai dan menarik," ujar Subagyo kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (9/7/2025).
Namun ia mengingatkan, penataan membutuhkan kesadaran dari para pedagang tidak sembarangan menggunakan trotoar atau badan jalan.
"Jangan hanya karena ingin laris, lantas semua tempat diambil, bahkan sampai maju ke jalan.
Ke depan, PKL harus bisa menata diri, tahu batas mana yang boleh dan tidak boleh dipakai," tegasnya.
Demi mendukung upaya tersebut, DPRD Banyumas telah menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar tahap awal penataan, terutama di segmen utara Jalan Bung Karno hingga area Menara Pandang Teratai.
Ada tiga segmen area penataan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Kresnawan, mengatakan, penataan Jalan Bung Karno dilakukan bertahap dan menyeluruh.
Kawasan tersebut dibagi dalam tiga segmen utama:
Segmen 1: Ujung utara hingga Menara Pandang Teratai, termasuk ruang terbuka hijau (RTH) 20 persen yang bisa dimanfaatkan untuk fasilitas PKL.
Segmen 2: Menara Pandang hingga kawasan Gedung Kejaksaan.
| Pengamen Ribut dengan Pengendara Mobil di Purwokerto, Didamaikan Polisi |
|
|---|
| Stasiun Purwokerto Terasa Lebih Semarak, Penumpang Terpikat Ornamen Imlek |
|
|---|
| Alun-Alun Purwokerto Enak Buat Joging, Warga: Sayangnya Ada Asap Rokok |
|
|---|
| Hilang 2 Pekan Lebih, Pengacara Purwokerto Aris Munadi Ditemukan Tewas di Cilacap |
|
|---|
| Modern dan Interaktif, BI Corner Dorong Budaya Literasi Siswa dan Guru di SMKN 1 Purwokerto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250708-Ketua-DPRD-Banyumas.jpg)