Telekomunikasi
Telkomsel Dorong Kemajuan Desa Lewat Digitalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal
Sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan dan Indonesia Emas 2045, Baktiku Negeriku hadir untuk membuka akses digital yang lebih merata.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Telkomsel kembali menghadirkan program CSR Baktiku Negeriku 2025.
Tahun ini, program baktiku negeriku menyapa Desa Pampang, Paliyan, Gunung Kidul, DIY.
Lewat program ini, Telkomsel ingin terus mendorong kemajuan desa lewat digitalisasi dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan dan Indonesia Emas 2045, Baktiku Negeriku hadir untuk membuka akses digital yang lebih merata dan membantu masyarakat desa agar lebih produktif, mandiri, dan siap bersaing lewat pendekatan ESG (Environment, Social, Governance).
Di lokasi program, Telkomsel melibatkan banyak pihak lokal, Bumkal (Badan Usaha Milik Kalurahan), Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan), dan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani).
Tujuannya agar program ini benar-benar berdampak dan bisa dilanjutkan oleh warga sendiri ke depannya.
“Program Baktiku Negeriku adalah langkah konkret Telkomsel untuk menjadikan desa lebih mandiri dan berdaya saing melalui digitalisasi. Kami percaya bahwa kunci sukses untuk memberdayakan desa adalah dengan menjalin sinergi antar pemangku kepentingan untuk menyediakan teknologi yang inklusif bagi masyarakat desa,” terang Adi Wibowo, GM Region Network Operations and Productivity Jawa Tengah and DIY, Rabu (9/7/2025).
Dukungan juga datang dari Kementerian Pariwisata, yang mengapresiasi program ini karena mendorong transformasi digital dan mengembangkan desa wisata dengan pendekatan yang inklusif, kreatif, dan berbasis kearifan lokal.
Adapun kegiatan utama baktiku negeriku 2025 meliputi demo integrated farming, melas dan pengembangan wisata lokal, peresmian Telkomsel Creative Digital Center, seminar dan pelatihan, serta employee volunteering
",Keberlanjutan program ini juga didasari suksesnya Baktiku Negeriku 2024 yang digelar di Desa Hegarmanah, Banten dan Air Sempiang, Bengkulu. Hasilnya sangat terasa," ujar Adi.
Di Hegarmanah, sebut dia, jumlah wisatawan naik dari 595 jadi 1.081 dalam empat bulan, pendapatan desa tumbuh 25 persen, dan akses digital naik 92 persen. Sementara, di Air Sempiang, wisatawan naik dari 91 menjadi 1.145, pendapatan warga naik 40 persen, dan keterampilan kerja meningkat 76 persen.
"Kami percaya lewat program seperti ini, kita bisa bersama-sama menghadirkan dampak nyata untuk masyarakat. Karena program ini bukan sekadar program tapi gerakan untuk membangun masa depan desa yang lebih cerah dan digital-ready," katanya. (eyf)
Ingin Ikut Melestarikan Laut Cukup Dari Ponsel? Berikut Ini Caranya |
![]() |
---|
Afra Hemat Ratusan Ribu per Bulan Berkat IM3 Platinum: Solusi Telko Andal untuk Profesional Mobile |
![]() |
---|
Indosat Catat Pertumbuhan ARPU di Kuartal I 2025 |
![]() |
---|
Indosat Kolaborasi ZTE Manfaatkan Teknologi Backbone Mikrowave iFlexiTrunk |
![]() |
---|
Telkomsel Catat Pertumbuhan Trafik Broadband 17,95 Persen di Momen Naru 2024/2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.