Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Pedagang Seragam Sekolah Sepi Pembeli di Pasar Pagi Kota Tegal

Hidayah (43) hanya duduk termenung dalam dua jam terakhir depan kiosnya di Pasar Pagi Kota Tegal, Kamis (10/7/2025).

TRIBUNJATENG/Fajar Bahruddin Achmad
SERAGAM SEKOLAH - Seorang pedagang seragam sekolah di Pasar Pagi Kota Tegal, hanya duduk termenung menunggu pembeli, Kamis (10/7/2025). Penjualan seragam sekolah di pasar sepi. 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Hidayah (43) hanya duduk termenung dalam dua jam terakhir depan kiosnya di Pasar Pagi Blok B Kota Tegal, Kamis (10/7/2025), sejak buka pukul 09.00 WIB.

Hingga waktu zuhur, dia melihat lorong-lorong pasar sepi pengunjung. 

Sesekali ada pengunjung, tetapi hanya melintas di depan kios baju dan seragam sekolah. 

Baca juga: Penjual Seragam Sekolah di Pasar Wage Purwokerto Mengeluh Sepi Pembeli

Wanita penjual baju dan seragam sekolah itu sudah belasan tahun berjualan di Pasar Pagi Kota Tegal

Tetapi baru dua tahun terakhir ini penjualan seragam begitu sepi menjelang tahun ajaran baru.

"Dari awal libur sekolah sampai sekarang, masih sepi kaya gini. Pembeli bisa dihitung, sehari hanya terjual satu- dua setel," kata Hidayah kepada tribunjateng.com.

Hidayah mengatakan, penyebab pedagang di pasar sepi karena masyarakat lebih banyak belanja seragam secara online. 

Selain itu, kondisi pasar juga membuat masyarakat malas untuk datang.

Ia berharap, pemerintah kota ada perhatian untuk menata dan memperbagus pasar agar menarik pengunjung. 

"Saya berharap ada perbaikan biar lebih bagus. Jadi masyarakat mau belanja ke pasar tidak sungkan. Pedagang bayar retribusi juga ada hasilnya," ungkapnya. 

Menurut Hidayah, dulu kios seragam sekolah sehari bisa melayani 10 setel pakaian. 

Sekarang karena sedikit, dia pun hanya mengambil stok sedikit dari home industri seragam

"Itu stok saya masih banyak, masih menumpuk. Pasar sepi, orang-orang males ke pasar," ujarnya. 

Hal serupa disampaikan Taufik (35), pedagang seragam sekolah yang sudah berjualan selama 10 tahun di Pasar Pagi Kota Tegal

Menurutnya sekarang pasar sepi karena banyak masyarakat lebih suka berbelanja online. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved