Berita Kudus
Kisah Shofi, Satu-satunya Siswa Baru di SD 1 Wates Kudus
Siswa bernama lengkap Shofi Muhammad itu duduk di bangku paling depan sekaligus paling belakang. Kanan kirinya kosong
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
“Mungkin faktornya karena kami kurang sosialisasi ke masyarakat, karena ini masih proses merger, jadi bingung juga,” kata Arif.
Rencana merger di SD 1 Wates ini sudah muncul sejak dua tahun belakangan. Sebelumnya, di Desa Wates ada 3 SD Negeri.
Kini tinggal dua SD Negeri. Sebelumnya SD 2 Wates lebih dulu dimerger dengan SD 3 Wates. Dan belakangan muncul rencana untuk menggabungkan antara SD 1 dan SD 3 Wates yang lokasinya memang masih dalam satu kompleks.
“Informasi merger yang kami terima saat ini masih proses,” kata Arif.
Arif mengaku kalaupun rencana penggabungan itu segera dilaksanakan pihaknya sudah siap.
Kalaupun memang rencana tersebut mundur atau batal, pihaknya akan menyiapkan langkah untuk sekolah supaya tetap bisa bersaing dengan yang lain.
Untuk saat ini total siswa di SD 1 Wates ada 24 siswa kelas 1 sampai kelas 6. Kemudian untuk guru ada tujuh orang terdiri atas guru kelas empat orang, guru agama satu orang, guru olahraga 1 orang, seorang kepala sekolah, dan penjaga sekolah satu orang.
“Bagaimanapun kondisinya kami akan tetap mengajar dan proses belajar di sekolah tetap bisa berlangsung,” kata Arif. (*)
| Sosok Rafif, Siswa SMK NU Miftahul Falah Kudus yang Tolak Makan Bergizi Gratis demi Guru Honorer |
|
|---|
| Nasib Belasan ASN Kudus Bolos Kerja Pakai Dalih Sakit, Terancam Dipotong TPP |
|
|---|
| Pelanggaran Belasan PNS di Kudus Rata-rata Mengaku Sakit Tapi Tidak Izin |
|
|---|
| Kebakaran Kandang di Kudus, 23 Ekor Kambing Tewas Terpanggang |
|
|---|
| Bupati Samani Lantik 66 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Kudus |
|
|---|