Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Polisi Disambut Ceria di SLB Negeri Batang, Anak-Anak Difabel Belajar Cara Lindungi Diri

Di tengah MPLS, siswa-siswi berkebutuhan khusus dari SLB Negeri Batang mengikuti kegiatan edukatif yang berbeda.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
EDUKASI - Anggota Polres Batang memberikan edukasi pencegahan perundungan dan kekerasan seksual di SLB Negeri Batang, Kamis (17/7/2025). Di tengah masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), siswa-siswi berkebutuhan khusus dari SLB Negeri Batang mengikuti kegiatan edukatif yang berbeda yakni edukasi pencegahan perundungan dan perlindungan dari kekerasan seksual. (TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Wajah-wajah polos itu menyambut hangat kehadiran personel Polres Batang.

Di tengah masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), siswa-siswi berkebutuhan khusus dari SLB Negeri Batang mengikuti kegiatan edukatif yang berbeda yakni edukasi pencegahan perundungan dan perlindungan dari kekerasan seksual.

Kolaborasi antara Unit Reskrim dan Bimas Polres Batang tak hanya membawa pesan hukum, tapi juga kehangatan.

Baca juga: 2 Bocah Korban Penyekapan Akhirnya Kembali ke Batang, Pemkab Siapkan Pendampingan dan Pendidikan

Edukasi yang dikemas secara ramah ini menyentuh hati anak-anak SLB yang selama ini jarang tersentuh program serupa.

“Kami tidak ingin mereka jadi pelaku maupun korban.

Jadi sejak hari pertama MPLS, kami hadir untuk beri pemahaman dengan pendekatan humanis,” ujar Kanit 4 Satreskrim Polres Batang, IPDA Maulidya Nur Maharanti, Kamis (17/7/2025).

Respons anak-anak pun membuat haru. 

Mereka antusias, aktif, dan merasa dekat dengan para petugas.

Menurut IPDA Maulidya, pendekatan yang dikombinasikan dengan kegiatan bersama Unit Bimas membuat suasana semakin akrab.

“Mereka tampak senang.

Kami kaget, karena sambutannya luar biasa,” tuturnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program lebih luas Polres Batang dalam rangka merespons meningkatnya laporan kekerasan terhadap anak selama masa libur sekolah.

"Anak-anak itu awam.

Banyak orang tua tidak beri edukasi seksual.

Ini jadi tugas bersama, agar mereka bisa sadar hukum dan menjaga diri,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved