Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Bisnis

Transaksi QRIS Lintas Negara Makin Melejit Rp 18,7 Miliar: WNI Makin Mudah Belanja di Luar Negeri

Transaksi QRIS cross border atau lintas negara semakin menunjukan tren pertumbuhan yang signifikan. 

Tayang:
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
TUNJUKAN QRIS - Seorang pedagang di kawasan wisata Kota Tua Jakarta menunjukan QRIS untuk memudahkan transaksi customer, beberapa waktu lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) cross border atau lintas negara semakin menunjukan tren pertumbuhan yang signifikan. 

Hadirnya QRIS cross border ini memudahkan pelancong dari luar negeri yang berkunjung ke Indonesia maupun sebaliknya. 

QRIS Cross Border merupakan sistem pembayaran digital lintas negara yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi di negara lain hanya dengan memindai kode QRIS, tanpa perlu menukar uang tunai atau kartu kredit.

Baca juga: BI Jateng Fokus Perluas QRIS Pada Sektor Pariwisata

Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah (BI Jateng), Rahmat Dwisaputra mengungkapkan, BI telah bekerjasama dengan tiga negara yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand, untuk memudahkan WNI dalam bertransaksi. 

QRIS Cross Border tercatat sebanyak ada 67 ribu transaksi dengan nilai nominal inbound mencapai Rp18,7 miliar sejak Januari hingga Juni 2025.  

"Terbanyak penggunanya di Malaysia, kemudian disusul Thailand, dan Singapura. Kebanyakan untuk transaksi pembayaran makan minum seperti akomodasi dan restoran," terang Rahmat, Minggu (20/7/2025). 

Saat ini, sambung Rahmat, BI tengah berupaya memperluas kerjasama penggunaan QRIS Cross Border ke sejumlah negara, antara lain China, Jepang dan Saudi Arabia.

"Saat ini sedang on going adalah China, Jepang, dan Saudi Arabia. Nantinya juga ke negara lainnya," bebernya. 

Baca juga: Naik Trans Jateng Cuma Rp1.000 Pakai QRIS, Buruan Promo Sampai September!

Menurut dia, tiga negara tersebut memiliki potensi cukup besar di bidang pariwisata. 

Selain itu, juga ada kedekatan Indonesia dengan tiga negara itu. 

"Ke Arab Saudi sudah pasti karena ada ibadah haji setiap tahun dan umroh. Untuk ke Korea Selatan sedang kami jajakan," tambahnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved