Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pengamen Mabuk Lukai Diri Sendiri Pakai Parang, Sempat Viral Disebut Pembacokan

Seorang pengamen yang dalam kondisi mabuk melukai diri sendiri dengan sebilah parang.

Tayang:
TRIBUN BALI/ISTIMEWA
LUKAI DIRI SENDIRI: Seorang pengamen bernama Joko Susilo melukai diri sendiri dengan sebilah parang di Jalan Glogor Carik Gang Leli No. 92, Pemogan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Kamis 24 Juli 2025. (TRIBUN BALI/ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, DENPASAR - Informasi mengenai kasus pembacokan di Jalan Taman Pancing, Bali, viral di media sosial.

Pihak Kepolisian menyatakan bahwainformasi tersebut tidaklah benar.

Menurut polisi, yang terjadi adalah seorang pengamen yang dalam kondisi mabuk melukai diri sendiri dengan sebilah parang.

Baca juga: Viral Perkelahian Libatkan 5 Pedagang Sayur Pasar, Korban Luka di Sekujur Tubuh dan Baju Sobek

Pengamen tersebut bernama Joko Susilo berasal dari Palembang yang kini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.

Peristiwa tersebut tersebut terjadi pada Kamis 24 Juli 2025 sekitar pukul 16.15 Wita di Jalan Glogor Carik Gang Leli No. 92, Pemogan, Denpasar Selatan. 

"Korban mengalami luka serius di tangan kiri setelah diduga melukai dirinya sendiri menggunakan sebilah parang dalam kondisi mabuk," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi pada JUmat 25 Juli 2025 pagi ini. 

Menurut informasi yang diperoleh pihak kepolisian, bahwa korban sebelumnya datang dalam keadaan mabuk dan mengambil sebilah parang dari kamar temannya yang biasa digunakan untuk membersihkan rumput.

"Saat ditanya mau dipakai apa parang tersebut, korban langsung menebaskan parang tersebut ke tangan kirinya.

Korban sempat meminta kain lap untuk membalut luka sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit," bebernya.

Seorang saksi penghuni kos di tempat kejadian perkara (TKP) M. Surya Mualik Cahya (27) mengaku mulanya mendengar keributan di luar kamar.

Ia mendapati korban sudah dalam kondisi berlumuran darah dengan luka di tangan kirinya. 

Surya berinisiatif membawa korban ke klinik terdekat, namun ditolak dan diarahkan ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah. 

"Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat terjatuh di Jalan Taman Pancing Barat," ujar dia.

Inilah yang kemudian disebut-sebut sebagai kejadian pembacokan di Taman Pancing.

Sebelum akhirnya korban berhasil dibawa ke UGD RSUP Prof Ngoerah oleh Surya dibantu warga sekitar untuk memegang korban yang dibonceng. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved