Kekuatan Sound Horeg Capai 130 dB, Hanya Boleh Didengar 0,8 Detik: Selebihnya Bisa Bikin Tuli
Pada tingkat 130 dB, batas aman turun menjadi 0,8 detik. Suara pada level 130 dB dapat menyebabkan trauma akustik, yaitu kerusaka...soun
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Kekuatan Sound Horeg Capai 130 dB, Hanya Boleh Didengar 0,8 Detik: Selebihnya Bisa Bikin Tuli
TRIBUNJATENG.COM –Aksi iseng seorang warga Selopuro, Kabupaten Blitar, mendadak viral di media sosial setelah dirinya mengukur tingkat kebisingan dari sound horeg yang kerap meramaikan hajatan.
Warga bernama Reffa Rizki itu menggunakan aplikasi pengukur desibel (dB meter) di ponsel miliknya untuk merekam seberapa bising suara yang dihasilkan. Dalam video yang dibagikannya, layar ponsel memperlihatkan angka desibel yang cukup tingg, yakni 130 dB.
“Cuma iseng aja, penasaran seberapa bising sih sound horeg itu,” ujar Reffa dalam unggahan videonya.
Kekuatan suara yang mencapai 130 desibel (dB) bukan hanya memekakkan telinga, tetapi juga berpotensi merusak pendengaran secara permanen hanya dalam hitungan detik.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ambang batas aman paparan suara adalah 85 dB selama maksimal 8 jam. Di atas angka itu, risiko gangguan pendengaran meningkat drastis. Pada tingkat 130 dB, batas aman turun menjadi 0,8 detik.
Suara pada level 130 dB dapat menyebabkan trauma akustik, yaitu kerusakan mendadak pada struktur telinga bagian dalam seperti sel rambut di koklea. Dampaknya bisa berupa tuli permanen atau tinnitus (denging kronis).
Fakta Singkat Bahaya Suara 130 dB:
130 dB (sound horeg, konser ekstrem): rusak telinga dalam hitungan detik
batas aman maksimal hanya 0,8 detik
Kerusakan: tuli permanen, tinnitus, vertigo
Anak-anak dan lansia lebih rentan terhadap kerusakan
| Kronologi Kru Sound Horeg Tewas Tersengat Listrik di Pati, Bermula Truk Tersangkut Kabel |
|
|---|
| Boleh Dipakai, Tapi Ada Syarat! Ini Batasan Sound Horeg di Acara Sedekah Bumi di Pati |
|
|---|
| Salatiga Steril Sound Horeg, 6 Truk Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Malam Takbiran |
|
|---|
| Beda Sikap Demak dan Kendal Soal Sound Horeg: Satunya Larang Keras, Satunya Kedepankan Imbauan |
|
|---|
| Tak Ada Larangan Takbir Keliling Pakai Sound Horeg, Kapolres Kendal: Tolong Dipikirkan Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pemerintah-Kabupaten-Pati-melarang-masyarakat-menggunakan-sound-horeg.jpg)