Berita Regional
Terjadi Lagi, BBM Pertalite Bercampur Air Dijual ke Masyarakat Oleh Agen Resmi Pertamina
Polres Kepulauan Selayar tengah melakukan penyelidikan terkait laporan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM - Polres Kepulauan Selayar tengah melakukan penyelidikan terkait laporan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang diduga tercampur air di salah satu Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) Barugaia, Kecamatan Bontomanai.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat yang mengalami kerusakan kendaraan setelah mengisi bahan bakar di APMS Patra Utama Pertiwi Barugaia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, AKBP Didid langsung menginstruksikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kebenaran dan penyebab kejadian.
Insiden ini pertama kali mencuat pada Minggu sore (27/7/2025) sekitar pukul 17.00 WITA, ketika sejumlah warga mengeluhkan kendaraan mereka mengalami mogok tak lama setelah melakukan pengisian bahan bakar di APMS tersebut.
Keluhan tersebut kemudian menyebar luas melalui media sosial.
Sejumlah pengguna bahkan mengunggah foto-foto kendaraan mereka yang mogok, disertai dugaan bahwa bahan bakar yang digunakan tidak murni.
"Satreskrim sedang menyelidiki penyebabnya, termasuk apakah ada unsur kelalaian atau tindak pidana," ujar AKBP Didid Imawan.
Kapolsek Bontomanai, AKP Wahyu Widodo, melaporkan pengisian BBM dilakukan APMS menerima pasokan Sabtu (26/6/2025),.
Total 8.000 liter untuk jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax.
Setelah pengisian, sejumlah kendaraan tiba-tiba mogok.
Pihak bengkel menduga kerusakan disebabkan bahan bakar tercampur air.
Penjelasan Pengelola APMS
Pengelola APMS Patra Utama Pertiwi Barugaia mengatakan, kemungkinan air ikut tersedot melalui nosel karena posisi bahan bakar dalam tangki sudah hampir habis.
Pengelola janji akan bertanggung jawab atas kerusakan dialami pelanggan.
| Tampang Mempelai Pria Ditangkap Polisi Usai Ijab Kabul Karena Terekam CCTV Maling Motor |
|
|---|
| ICJR Nilai Praktik Jual Beli Kamar di Lapas Muncul karena Penjara Penuh |
|
|---|
| "Teman-Teman Sudah Turun" Isak Tangis Terakhir Pricilia Terjebak Kebakaran di Megamall Manado |
|
|---|
| Mahasiswi Jadi Korban Penyekapan, Dilecehkan dan Dibohongi Selama Beberapa Hari |
|
|---|
| Demi Hindari Cicilan Motor, Pemuda Ini Lapor Polisi Ngaku Anggota TNI AL dan Jadi Korban Begal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250728_bbm-oplosan.jpg)