Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Terjadi Lagi, BBM Pertalite Bercampur Air Dijual ke Masyarakat Oleh Agen Resmi Pertamina

Polres Kepulauan Selayar tengah melakukan penyelidikan terkait laporan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
BBM OPLOSAN - Bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tercampur air di Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) Patra Utama Pertiwi Barugaia, Kecamatan Bontomanai Kepulauan Selayar. Dok IST 

TRIBUNJATENG.COM - Polres Kepulauan Selayar tengah melakukan penyelidikan terkait laporan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang diduga tercampur air di salah satu Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) Barugaia, Kecamatan Bontomanai.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat yang mengalami kerusakan kendaraan setelah mengisi bahan bakar di APMS Patra Utama Pertiwi Barugaia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, AKBP Didid langsung menginstruksikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kebenaran dan penyebab kejadian.

Insiden ini pertama kali mencuat pada Minggu sore (27/7/2025) sekitar pukul 17.00 WITA, ketika sejumlah warga mengeluhkan kendaraan mereka mengalami mogok tak lama setelah melakukan pengisian bahan bakar di APMS tersebut.

Keluhan tersebut kemudian menyebar luas melalui media sosial.

Sejumlah pengguna bahkan mengunggah foto-foto kendaraan mereka yang mogok, disertai dugaan bahwa bahan bakar yang digunakan tidak murni.

"Satreskrim sedang menyelidiki penyebabnya, termasuk apakah ada unsur kelalaian atau tindak pidana," ujar AKBP Didid Imawan.


Kapolsek Bontomanai, AKP Wahyu Widodo, melaporkan pengisian BBM dilakukan APMS menerima pasokan Sabtu (26/6/2025),.

Total 8.000 liter untuk jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax.

Setelah pengisian, sejumlah kendaraan tiba-tiba mogok.

Pihak bengkel menduga kerusakan disebabkan bahan bakar tercampur air.

 

Penjelasan Pengelola APMS 

Pengelola APMS Patra Utama Pertiwi Barugaia mengatakan, kemungkinan air ikut tersedot melalui nosel karena posisi bahan bakar dalam tangki sudah hampir habis.

Pengelola janji akan bertanggung jawab atas kerusakan dialami pelanggan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved