Konflik Israel Palestina
Reaksi Donald Trump Setelah Inggris dan Prancis Mengakui Negara Palestina
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan reaksi setelah Inggris dan Prancis dikabarkan akan segera mengakui negara Palestina.
TRIBUNJATENG.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan reaksi setelah Inggris dan Prancis dikabarkan akan segera mengakui negara Palestina.
Inggris kini semakin kuat dan dekat dalam pertimbangan untuk mengakui Palestina sebagai negara.
Sebelumnya, Presiden Perancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa negaranya akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada September mendatang dalam sidang PBB.
Baca juga: Rektor UIN Saizu Jajaki Kerjasama Internasional Bersama Dubes Palestina, Bidik Mahasiswa Asing
Baca juga: Sedekah Selawe Ewu di Pemalang, Dari Desa Kramat Menyebar Manfaat hingga Palestina
Salah satu faktor yang membuat Inggris mempertimbangkan untuk mengakui Palestina adalah rasa kemarahan publik atas situasi kelaparan parah di Gaza akibat ulah Israel.
Selain itu, ada tekanan yang kuat terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dari anggota parlemen di Partai Buruh yang dia pimpin.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak mencoba mencegah Starmer mengakui Palestina.
"Saya tidak akan mengambil posisi. Saya tidak keberatan dia mengambil posisi," kata Trump tentang Starmer pada Senin (28/7/2025).
Trump menambahkan, prioritas utamanya saat ini adalah menyalurkan bantuan ke Gaza.
"Saya ingin memberi orang makan sekarang. Itu posisi nomor satu karena ada banyak orang yang kelaparan," papar Trump.
Trump mengatakan AS akan bekerja dengan Inggris dan negara -negara Eropa lainnya untuk mendirikan pusat makanan di mana orang dapat masuk dan tidak ada batasan.
Di satu sisi, Starmer menekan Trump untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Israel untuk menyalurkan lebih banyak makanan ke Gaza, dan tampaknya ada kemajuan.
Informasi Inggris akan mengakui Palestina dibocorkan oleh dua pejabat senior pemerintahan Inggris sebagaimana dilansir The New York Times, Selasa (29/7/2025).
Kala itu, Starmer menyampaikan bahwa pengakuan harus menjadi bagian dari rencana yang lebih luas yang akhirnya menghasilkan solusi dua negara.
Perancis sendiri adalah anggota pertama dari G7 yang mengumumkan akan mengakui negara Palestina.
Macron menyebutkan, rencananya tersebut merupakan bagian dari komitmen historis Perancis terhadap perdamaian yang adil dan permanen di Timur Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sebuah-rumah-dibakar-oleh-pemukim-Israel.jpg)