Dedi Mulyadi Copot Kepala Sekolah yang Nekat Gelar Study Tour: Cukup di Kota Masing-masing
Menurut Dedi Mulyadi kegiatan belajar berbasis observasi sebetulnya tetap bisa dilaksanakan tanpa harus meninggalkan daerah masing-masing.
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Study Tour Seharusnya Edukatif
Lebih lanjut, Dedi menekankan bahwa jika ingin mengadakan study tour, kegiatan tersebut harus berbasis riset, kunjungan ilmiah, dan observasi mendalam, bukan sekadar hiburan.
“Meneliti ruang-ruang yang ada di semesta, melihat bintang, bulan. Jadi, lebih pada studi analisis, kemudian kunjungan industri. Itu sebenarnya studi analisis,” jelasnya dikutip dari TribunJabar.id.
Ia pun memberikan contoh tempat edukatif yang bisa dijadikan lokasi pembelajaran seperti puskesmas, laboratorium, lahan pertanian, hingga sentra industri kecil di berbagai daerah di Jawa Barat.
(*)
Dedi Mulyadi
study tour
Gubernur Jabar Larang Study Tour
Dedi Mulyadi copot kepala sekolah study tour
| Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP, Jateng Bisa Seperti Jabar? |
|
|---|
| Ahmad Luthfi dan KDM Bertemu di Jakarta, Asyik Ngobrol Penuh Canda Tawa |
|
|---|
| Kesedihan Dedi Mulyadi Warganya Meninggal Dihajar karena 2 Labu Siam, Soroti Inisiatif Aparat Desa |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Paling Viral di Tahun Pertama Menjabat, Sedot 4,2 Miliar Engagement |
|
|---|
| Korban Curanmor Berstatus Tersangka Gegara Pelaku Meninggal Diamuk Massa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250725_-Gubernur-Jawa-Barat-Dedi-Mulyadi.jpg)