Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Penumpang Kereta Bersubsidi di Daop 4 Semarang Meroket, Naik Hampir 50 Persen!

Volume penumpang kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 732.283 orang selama Semester I 2025. 

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM/REZANDA AKBAR D
PENUMPANG KERETA - Suasana Pengguna Jasa Layanan Kereta Api di Stasiun Tawang Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Volume penumpang kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 732.283 orang selama Semester I 2025. 

Jumlah ini naik 49,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yaitu 490.140 penumpang.

Baca juga: Nenek 70 Tahun Tewas Tertabrak Kereta, Warga: Dia Mau Mundur Nggak Bisa

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyebut angka tersebut berasal dari tiga layanan KA PSO yang berangkat dari wilayah Daop 4. 

Ketiganya dikelola KAI maupun anak perusahaannya, KAI Commuter.

Rinciannya, KA Kedungsepur yang melayani relasi Semarang Poncol – Ngrombo pulang-pergi mengangkut 158.940 penumpang. 

KA Airlangga dengan rute Surabaya Pasar Turi – Jakarta Pasar Senen via Semarang Poncol melayani 251.410 penumpang. 

Sementara Commuterline Blorasura relasi Cepu – Surabaya Pasar Turi mencatat 321.933 penumpang.

“KA PSO menjadi tulang punggung transportasi masyarakat di jalur-jalur yang belum terjangkau layanan komersial. Selain mendukung mobilitas harian, KA PSO juga menopang aktivitas ekonomi dan sosial,” kata Franoto, Kamis (31/7/2025).

Ia menyebut, KA Kedungsepur yang beroperasi tiap hari menjadi andalan warga dari pedesaan dan pinggiran kota untuk beraktivitas ke pusat Kota Semarang.

Baca juga: Stasiun Tawang Jadi Favorit, 21 Ribu Turis Asing Naik Kereta Api Sepanjang Semester I 2025

KAI Daop 4, lanjutnya, terus berupaya menjaga kualitas layanan PSO agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu. 

KAI juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah demi keberlanjutan layanan.

“PSO adalah bentuk komitmen negara menyediakan transportasi publik yang merata. Kami berharap jangkauannya bisa diperluas dan sarana pendukungnya terus ditingkatkan,” imbuh Franoto. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved