Semarang
Serunya Liga Sepak Bola RT/RW di Kota Semarang, Ada 1600 Peserta
Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) dan Liga Sepak Bola RT/RW/LPMK resmi dibuka di Stadion Citarum.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) dan Liga Sepak Bola RT/RW/LPMK resmi dibuka di Stadion Citarum, Minggu (3/8/2025) sore.
Sebanyak 1.600 peserta dari 16 kecamatan turut ambil bagian dalam ajang tahunan yang menjadi panggung rakyat untuk memperkuat silaturahmi dan semangat kebersamaan.
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, yang hadir mewakili Agustina, Wali Kota Semarang dalam pembukaan menyampaikan bahwa Porwakos tahun ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca juga: Sosok Juan Pablo Morales Bek Tangguh Milik Kendal Tornado FC, Kenyang Pengalaman di Liga Malta
Baca juga: Harapan Persik Kendal Pulangkan Hari Nur Pupus, Manajemen Pede Finish di Papan Atas Klasemen Liga 4
“Ini sudah rutin dilakukan setiap tahun, namun pada tahun ini ada hal yang istimewa karena juga di bulan yang istimewa tentu, bulan Agustus, di dalam hari kemerdekaan yang ke-80 Republik Indonesia,” ujar Iswar dalam keterangannya.
Ia menekankan, tujuan utama Porwakos bukanlah semata-mata mengejar kemenangan, melainkan mempererat hubungan antar warga, khususnya para pengurus RT, RW, dan LPMK. Iswar menyebutkan, peserta adalah para Ketua RT yang dibuktikan dengan SK sebagai Ketua RT.
“Jadi bukan mencari siapa yang pinter, siapa yang bisa, tetapi ini adalah dalam rangka memperkuat hubungan silaturahmi antara seluruh pengurus RT di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Iswar, Porwakos disebut sebagai ajang penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, mempererat hubungan antar-kecamatan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
“Tahun ini, kita melibatkan lebih dari 1.600 peserta dari seluruh kecamatan di Kota Semarang. Mereka akan berkompetisi di berbagai cabang olahraga mulai dari bulu tangkis, catur, tenis meja, tonis, bola voli, tenis lapangan hingga permainan tradisional seperti bakiak,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk mendukung kelancaran pertandingan, sejumlah venue telah disiapkan di berbagai wilayah Kota Semarang. Di antaranya GOR Bulutangkis Tri Lomba Juang, Aula SMP Negeri 39 untuk catur, GOR Tenis Meja Tri Lomba Juang, Lapangan Tonis Kinijaya, Lapangan Voli Krobokan (putra dan putri), Lapangan Tenis Tri Lomba Juang, serta Lapangan Kecamatan Ngaliyan untuk cabang bakiak. (idy)
| Dari Kasus Penembakan Gamma hingga Bela PKL di Semarang, Advokat Zainal Petir Diganjar Penghargaan |
|
|---|
| Jawaban Wali Kota Usai Dikritik Dewan Soal BOP RT Rp25 Juta, Bakal Kejar Perwal |
|
|---|
| Rachman Lihat Populasi Ikan Sapu-sapu di Sungai Semarang Mulai Membludak |
|
|---|
| Hadapi Panas Ekstrem, Petani Sayuran Semarang Pasang Paranet dan Blower |
|
|---|
| Rekayasa Arus Lalulintas saat Karnaval Paskah Kota Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250803_Liga-RT-RW.jpg)