Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Maut

Sosok Basri Sopir Avanza Kabur Setelah Tabrak Bayi 3 Bulan Hingga Tewas, Kini Ditahan Polisi

Sosok Basri pengemudi Avanza yang kabur setelah tabrak bayi tiga bulan hingga tewas akhirnya ditahan polisi.

Editor: rival al manaf
Dok Polsek Tapalang
KECELAKAAN MAUT - Mobil Toyota Avanza yang menabrak motor Honda Scoopy yang menewaskan bayi 3 bulan di Jalan Poros Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (5/8/2025). 

TRIBUNJATENG.COM - Sosok Basri pengemudi Avanza yang kabur setelah tabrak bayi tiga bulan hingga tewas akhirnya ditahan polisi.

Pria berusia 45 tahun itu akhirnya menyerahkan diri pada Selasa (5/8/2025).

Sesaat setelah kejadian kecelakaan maut Basri memang kabur meninggalkan mobil Avanza di Jalan Poros Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Baca juga: Detik-detik Mobil Avanza Tabrak Sepeda Motor, Bayi 3 Bulan Tewas

Baca juga: Bayi 3 Bulan Tewas Tertabrak Avanza di Mamuju, Polisi Buru Sopir

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, mengonfirmasi bahwa Basri saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polresta Mamuju. 

"Sudah diamankan dan sekarang sudah di Polresta Mamuju," kata Herman dikutip dari Kompas.com, Rabu (6/8/2025).

Setelah menabrak korban, Bari langsung keluar dari mobilnya dan melarikan diri ke Kabupaten Majene, meninggalkan mobilnya di lokasi kejadian.

"Sempat kabur dengan menumpang mobil truk ke Majene," ujar Herman.

Kronologi

Peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan mobil Toyota Avanza vs Honda Scoopy menewaskan seorang bayi berusia 3 bulan.

Setelah kejadian nahas itu, sopir Avanza langsung kabur meninggalkan mobilnya.

Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Poros Tapalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat Selasa (5/8/2025)

Kapolsek Tapalang AKP Mino mengatakan bahwa pengemudi mobil Avanza yang bernama Basri langsung melarikan diri dan meninggalkan mobilnya usai kejadian tersebut.

"Sampai sekarang belum didapat, tapi keluarganya siap untuk menyerahkan," ujar Mino kepada Kompas.com, Selasa malam.

Kecelakaan ini bermula ketika AD bersama ibu dan seorang saudaranya berusia 3 tahun hendak diantar oleh pamannya Sahrul (26) ke rumah mertua di Desa Taan dengan menggunakan sepeda motor.

Saat mereka dalam perjalanan, sebuah mobil Avanza melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Mamuju ke Majene.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved