Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

DPRD Jateng

Pemda di Jateng Didorong Gandeng Swasta Lewat CSR untuk Percepat Layanan Dasar

Pemerintah daerah di Jawa Tengah didorong untuk lebih aktif menjalin kerja sama dengan sektor swasta.

Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
PROGRAM CSR: Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. Sarif mendorong pemerintah daerah (Pemda) di Jawa Tengah untuk lebih aktif menjalin kerja sama dengan sektor swasta, khususnya melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). (Dok) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah daerah (Pemda) di Jawa Tengah didorong untuk lebih aktif menjalin kerja sama dengan sektor swasta, khususnya melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). 

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, kolaborasi ini bisa menjadi kunci percepatan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di berbagai kabupaten dan kota di provinsi ini.

“Pembangunan yang berkelanjutan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah seorang diri."

"Diperlukan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta,” ungkapnya.

Sarif menekankan bahwa peran sektor swasta tidak lagi sebatas pemberi bantuan tambahan, tapi sudah seharusnya dilihat sebagai mitra strategis yang membawa inovasi, keahlian, dan sumber daya.

“Dengan kolaborasi yang baik, pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur bisa ditingkatkan secara signifikan,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

20250808_Sarif Abdillah_CSR 2
PROGRAM CSR: Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. Sarif mendorong pemerintah daerah (Pemda) di Jawa Tengah untuk lebih aktif menjalin kerja sama dengan sektor swasta, khususnya melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). (Dok)

Baca juga: Sarif Abdillah Dorong Infrastruktur Inklusif dan Berkelanjutan di Jateng

Pria yang akrab disapa Kakung ini menegaskan, peran TJSL dan CSR bukan hanya sebagai dana tambahan, tetapi sebagai katalisator percepatan pembangunan, khususnya dalam pemenuhan enam pelayanan dasar yang menjadi fokus pemerintah.

“Tentu kita berharap Forum TJSL/CSR yang ada di daerah bisa lebih difungsikan sebagai ruang komunikasi antara pemda dan swasta untuk menyelaraskan program, merancang prioritas, serta memaksimalkan dampak dari setiap inisiatif sosial yang dijalankan perusahaan,” jelas Legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.

Pemda, lanjutnya, perlu melihat Forum TJSL/CSR sebagai mitra sejajar dalam percepatan pelayanan dasar.

Dengan sinergi yang tepat, pencapaian SPM bisa lebih cepat, tepat, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Karena, memang ada beberapa permasalahan mendesak yang menjadi tantangan untuk segera diselesaikan dalam pembangunan di daerah, seperti kemiskinan, pengangguran, maupun stunting,” katanya.

Baca juga: Sarif Abdillah Dorong Inovasi Pertanian Kelapa di Banyumas, Menuju Sentra Nasional

Sarif melanjutkan, Pemda dapat berperan dalam memfasilitasi, mengintegrasikan, dan mengawasi pelaksanaan CSR perusahaan untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan. 

“Di sisi lain, perusahaan dapat menjadikan program CSR sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, selaras dengan visi dan misi Pemda,” tandasnya. (Laili S/***)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved