Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Produk UMKM Warga Pesurunganlor Terpasarkan di Sentra Pemasaran GTRA Kota Tegal 

Beraneka macam produk UMKM terpampang di rak-rak Sentra Pemasaran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), Jumat (8/8/2025).

Tayang:
Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin Achmad 
PRODUK UMKM - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono meninjau produk UMKM dalam Sentra Pemasaran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di Kelurahan Pesurunganlor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (8/8/2025). 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Beraneka macam produk UMKM terpampang di rak-rak Sentra Pemasaran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di Kelurahan Pesurunganlor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (8/8/2025).

Utamanya beragam merek telur asin yang merupakan produksi warga sekitar Kelurahan Pesurunganlor. 

Selain telur asin, ada aneka olahan ikan seperti dimsum, otak-otak, empuk-empuk lalu camilan lain seperti aneka keripik.

Baca juga: Wali Kota Tegal Dedy Yon: Sinok Sitong Promotor Seni Budaya dan Wisata

Sentra pemasaran dari GTRA itu juga bersinergi dengan Koperasi Merah Putih (KMP) Pesurunganlor. 

Ketua KMP Pesurunganlor, Nandi Astomo mengatakan, masyarakat di Pesurunganlor sudah mendapatkan edukasi dari GTRA dalam pengembangan produk UMKM.

Produk unggulannya di sini adalah telur asin, tetapi banyak juga produk olahan ikan.

"Kami sudah dilatih dari teman-teman GTRA. Seperti packing dan cara mengolah ikan," katanya. 

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, kegiatan ini merupakan peresmian sentra pemasaran GTRA yang bersinergi dengan KMP Pesurunganlor. 

Sekaligus menutup secara resmi rapat koordinasi GTRA 2025.

Tujuannya peresmian sentra pemasaran produk UMKM ini adalah untuk mendorong pemerataan ekonomi dan keadilan sosial di bidang agraria.

"Reforma agraria tidak hanya sebatas pembagian atau redistribusi tanah, tetapi juga memastikan masyarakat dapat mengakses, mengelola, dan memanfaatkannya secara produktif dan berkelanjutan," ujarnya. 

Menurut Dedy Yon, reforma agraria memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan berkelanjutan.

Contoh keberhasilannya terlihat di Kelurahan Pesurungalor, telah terlaksana program pemasaran dan pengembangan usaha masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi permodalan hingga pembentukan sentra pemasaran GTRA.

"Sentra pemasaran ini diharapkan menjadi pusat pemasaran hasil usaha masyarakat, khususnya penerima manfaat reforma agraria, sekaligus wadah edukasi, pemberdayaan, dan penguatan jaringan usaha berbasis komunitas," jelasnya. 

Baca juga: Dedy Yon Bangga Kota Tegal akan Tampilkan Tari Hamukti Wira Gendowor dalam Rakernas ke XI JKPI

Sementara itu, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tegal, Legiman mengatakan, sentra pemasaran menjadi wujud nyata komitmen GTRA Provinsi Jawa Tengah untuk mengawal implementasi reforma agraria secara menyeluruh.

Sinergi yang terjalin antara BPN, Pemerintah Kota Tegal, Koperasi Merah Putih dan seluruh stakeholder menjadi bukti kolaborasi adalah kunci keberhasilan.

“Semoga dengan adanya sentra pemasaran ini produk-produk unggulan masyarakat, khususnya penerima manfaat reforma agraria bisa dipasarkan lebih luas, berdaya saing dan meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved